Media Sosial Mulai Sepi Peminat

Sabtu, 07/07/2012

NERACA

Tingkat pertumbuhan pengguna jejaring sosial menunjukkan pergerakan yang lambat pada 2012. Timbulnya titik jenuh ini terlihat dari pertumbuhan anggota Facebook yang semakin sedikit.

Berdasarkan survey tahunan Yahoo! TNS Index, fenomena kejenuhan pengguna media sosial terjadi di Indonesia. Dari survei tersebut, pertumbuhan anggota jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg ini menunjukkan perkembangan yang lambat.

Kendati masih mengalami pertambahan sedikit demi sedikit, banyak yang memprediksi jejaring sosial ini tidak akan memiliki umur yang panjang untuk tetap eksis dalam persaingan bisnis internet.

Associate Client Advisor TNS Indonesia, Jhoni Tuerah mengatakan, meskipun berada di peringkat pertama top ten monthly activity di Internet, pergerakan kegiatan berjejaring sosial tidak banyak peningkatan.

Jhoni memaparkan, pada 2012 peningkatan aktivitas penggunaan jejaring sosial hanya naik sekitar 1% dari tahun lalu yang 89%. Padahal, dalam tiga tahun terakhir, aktivitas di media sosial mengalami peningkatan dari 58% ke 77% yang pada akhirnya menjadi 89%.

Berkembangnya "sosialisasi selektif‟ diduga sebagai penyebab lambatnya pertumbuhan aktivitas jejaring sosial ini. Berdasarkan hasil studi Net Index, berkembangnya "sosialisasi selektif" yang menonjol pada tahun lalu terus menguat, di mana hampir setengah pengguna jejaring sosial mulai merasionalisasi jaringan dan grafik sosial mereka.

"Alasan stagnannya penggunaan media sosial ini lantaran anggota yang semakin selektif dalam membangun lingkaran perkawanannya," kata Jhoni.

Jenis teman yang disetujui untuk masuk dalam lingkaran pertemanan di media sosial, antara lain rekan yang sering berinteraksi, keluarga, kawan lama, teman dari teman dan yang paling akhir adalah bos di kantor.