free hit counter

Logam Mulia yang diminati Masyarakat

Sabtu, 19/05/2012

NERACA

Investasi emas logam mulia saat ini makin diminati masyarakat di Tanah Air. Hal itu karena nilai emas tidak terpengaruh krisis ekonomi atau inflasi sehingga bisa menjadi sarana untuk menjaga daya beli masyarakat. Apalagi, emas logam mulia mudah dicairkan menjadi uang jika dibutuhkan.

Harga emas yang tidak terpengaruh dengan krisis ekonomi atau inflasi membuat investasi emas logam mulia makin dilirik masyarakat secara luas. Apalagi, harga emas terus naik dari tahun ke tahun dan mudah dicairkan menjadi uang jika dibutuhkan. ”Investasi emas bisa melindungi nilai uang yang kita miliki sebab daya beli kita tetap sama, sedangkan harga barang terus naik,” katanya.

Sedangkan, emas batangan dinilai sangat ideal untuk investasi, ”Sesuaikanlah pola keuangan kita untuk menentukan berat emas batangan yang akan kita beli. Kalau satuannya terlalu besar, investasinya kurang fleksibel, tidak bisa menjual emas hanya sesuai dengan uang yang kita butuhkan.”

Dalam 10 tahun terakhir, kenaikan harga emas mencapai 400% terhadap rupiah, sedangkan terhadap dollar AS mencapai 290%. Karena harga emas berfluktuasi, menyarankan agar emas dijadikan alat investasi jangka menengah dan panjang. Investasi itu, misalnya, untuk biaya sekolah anak dan tabungan hari tua. Keuntungan investasi lainya adalah pada saat kondisi ekstrem, Emas akan selalu menjadi bentuk utama pembayaran di dunia, mungkin uang flat tidak diterima tetapi emas selalu diterima.

Orang-orang yang suka berinvestasi di emas atau disebut juga dengan pecinta emas meyakini bahwa akan adanya kejatuhan dollar dimasa depan atau mungkin sekarang ini sudah mulai dirasakan. Dan kalau nilai dollar jatuh yang merupakan mata uang paling berpengaruh di dunia yang merupakan mata uang amerika serikat turun terus harganya dan menjadi kurang berharga maka pada saat itulah harga emas akan naik dan membumbung tinggi, menghasilkan return dan lindung nilai.

Dan pada saat dunia penuh dengan ketidak pastian, ketika potensi return berinvestasi pada instrumen lain seperti saham dan obligasi tidak lagi menarik dan dianggap tidak mampu mengompensasi resiko yang ada, maka investor akan mengalihkan dananya ke dalam aset riil seperti logam mulia (Emas) ataupun properti yang dianggap lebih layak dan aman.

Kelebihan Investasi Emas

Nilai emas cenderung stabil dari tahun ke tahun dan dianggap tidak terpengaruh oleh inflasi atau zero inflation effect, dan sangat jarang harga emas turun, dan emas juga bisa digunakan untuk koleksi dan sebagai perhiasan.

Anda bisa saja berinvestasi di saham, reksadana, properti, obligasi ORI atau yang lainnya dan investasi di emas bisa menjadi alternatif yang bagus, terlebih dalam kondisi tidak stabil, emas bisa sebagai alat untuk lindung nilai. Harga emas cenderung stabil juga dikarenakan komoditi emas di dunia tidak bisa bertambah.

Salah satu keuntungan lainnya adalah harga emas juga dipatok dalam USD, jadi bila terjadi peningkatan nilai USD, Anda bisa memperoleh dua keuntungan langsung yaitu dari kenaikan dollar dan juga kenaikan dari harga emas itu sendiri. Tapi untuk jangka panjang harga emas cenderung stabil dan naik.

Bila dibandingkan dengan berinvestasi langsung di mata uang USD, emas lebih menguntungkan. Mereka menghargai murah mata uang keluaran lama atau mata uang yang terlipat. Berbeda dengan emas yang bisa dibeli dan didiamkan saja beberapa lama.