Momentum Perubahan dan Re-Charge Energi LPDB KUMKM di 2020

Momentum Perubahan dan Re-Charge Energi LPDB KUMKM di 2020

Jakarta - Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM Braman Setyo berharap, melalui pelantikan pejabat baru di lingkungan LPDB KUMKM ini dapat menjadi momentum perubahan dan re-charge energi dalam menghadapi tantangan tahun 2020."Ini sebagai upaya untuk mewujudkan kualitas layanan yang handal, akuntabel dan transparan", tandas Braman, usai melantik Kepala Satuan Pemeriksaan Intern (SPI) dan Kepala Bagian di lingkungan LPDB-KUMKM, di Jakarta, Selasa (21/1).

Sebagai satuan kerja Kementerian Koperasi dan UKM, LPDB KUMKM mentargetkan di tahun 2020 dapat menyalurkan pinjaman dan pembiayaan sebesar Rp1,85 triliun dengan target penerima dana bergulir baik langsung ataupun tidak langsung sebesar 10 ribu penerima dana bergulir.

"Melalui acara ini, diharapkan seluruh pejabat dan staf LPDB KUMKM mampu berkontribusi dan menorehkan prestasi yang lebih baik lagi dari tahun 2019, yakni melebihi target penyaluran pinjaman/pembiayaan yang ditetapkan tahun 2019 sebesar Rp1,723 triliun", ujar Braman.

Selain itu, Braman juga berharap, pemimpin-pemimpin baru di lingkungan LPDBbKUMKM mampu menjadi pionir dalam meningkatkan kerjasama tim, bekerja tangkas, cepat dan tepat, analitis, kreatif, dan inovatif."Dalam menghadapi era revolusi industri 4.0, pemimpin dituntut untuk aktif dan dinamis, mampu bekerjasama baik dalam tim maupun dengan unit yang berbeda-beda", papar Braman.

Melalui EPICS yakni Excellence, Professionalism, Integrity, Customer Focus, Synergy yang merupakan lima budaya kerja yang diterapkan di lingkungan LPDB KUMKM."Poin-poin yang termasuk hal tersebut, antara lain berjuang mencapai keunggulan menuju kesempurnaan dengan melakukan upaya perbaikan di segala bidang (excellence), bekerja dengan tekun dan akurat sesuai dengan kompetensi serta mampu bekerja dengan sungguh-sungguh secara maksimal dan mandiri (professionalism), keteguhan dalam menjunjung tinggi etika, kejujuran, kebijakan, serta peraturan lembaga yang tercermin dalam ucapan dan tindakan (integrity)", jelas Braman.

Lebih dari itu, seluruh jajaran direksi dan staf LPDB KUMKM diharapkan peka dan proaktif terhadap pemenuhan kebutuhan mitra atau calon mitra dengan memberikan pelayanan terbaik, informatif, dan membina hubungan jangka panjang untuk mengembangkan pertumbuhan positif, saling menguntungkan dan seimbang (customer focus), serta membangun dan memastikan hubungan kerjasama yang proaktif, produktif, harmonis dengan kepedulian terhadap stakeholder guna mencapai visi dan misi lembaga (synergy).

LPDB-KUMKM menjalankan fungsi dan tugas utamanya dalam menyalurkan dana bergulir ke koperasi di seluruh Indonesia, memiliki visi yakni menjadi Lembaga layanan pinjaman/pembiayaan inklusif dan unggul bagi koperasi dalam pengembangan UMK."Ke depan, di harapkan melalui pembiayaan LPDB KUMKM, mampu terwujud koperasi modern yang berorientasi ekspor dan bersubstitusi impor, melahirkan entrepreuner baru, serta UMKM naik kelas", pungkas Braman. Mohar/Rin

BERITA TERKAIT

Penyampaian Pelajaran Pancasila Perlu Diubah

Penyampaian Pelajaran Pancasila Perlu Diubah   NERACA Depok - Rektor Universitas Indonesia Prof. Ari Kuncoro mengatakan pelajaran tentang Pancasila perlu diubah…

Intoleransi Akar Utama Radikalisme dan Terorisme

Intoleransi Akar Utama Radikalisme dan Terorisme   NERACA Ambon - Anggota MPR-RI Mercy Chriesty Barends menegaskan sikap tidak toleran dengan keberagaman…

Revitalisasi Monumen Pers Sambut Peradaban Baru

Revitalisasi Monumen Pers Sambut Peradaban Baru   NERACA Solo, Jateng - Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

ICW: Penindakan Kasus Korupsi Pada 2019 Turun Drastis

ICW: Penindakan Kasus Korupsi Pada 2019 Turun Drastis NERACA  Jakarta - Penelitian Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkapkan penindakan kasus korupsi…

Dewan Pers Tak Dilibatkan dalam Pembahasan Omnibus Law

Dewan Pers Tak Dilibatkan dalam Pembahasan Omnibus Law  NERACA Jakarta - Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers, Agung Dharmajaya,…

Pabrik Kosmetik Ilegal di Depok Beromzet Rp200 Juta per Bulan

Pabrik Kosmetik Ilegal di Depok Beromzet Rp200 Juta per Bulan NERACA Jakarta - Pabrik kosmetik ilegal di kawasan Jatijajar, Depok,…