PPATK Akui Temukan Calon DK-OJK Bermasalah

NERACA

Jakarta--- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK)yang bermasalah. "Kami sudah sampaikan kepada panitia seleksi OJK dan sejumlah kementerian terkait mengenai ada catatan buruk atau tidak atas nama-nama 21 calon yang diajukan," kata Kepala PPATK, Muhammad Yusuf di Jakarta, Senin.

Lebih jauh Yusuf mengaku salah satu dari tujuh orang yang tidak terpilih namanya ke DPR memiliki catatan masalah. "Salah satu yang rontok dari 21 ke 14 itu karena kita temukan (catatan masalah)," tambah dia tanpa menyebutkan nama orang dan masalah yang ditemukan PPATK tersebut.

PPATK menilai temuannya atas kasus yang dialami oleh sang terduga mencurigakan sehingga tidak merekomendasikan kepada Presiden agar tidak diajukan menjadi calon DK OJK. Dia mengatakan PPATK telah memberi masukan dan data para calon sejak masih berjumlah 21 orang. Sebanyak 14 calon DK-OJK akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan pada Mei mendatang.

Para calon tersebut adalah Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D. Hadad, mantan wakil direktur utama Bank Mandiri I Wayan Agus Mertayasa, mantan deputi gubernur Bank Indonesia Achjar Iljas, dan Staf Ahli Menteri Keuangan Mulia Panusunan Nasution.

Kemudian lainnya adalah mantan direktur internasional Bank Indonesia Nelson Tampubolon, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi, Ketua Bapepam-LK Nurhaida, Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto dan Anggota Komisioner LPS Firdaus Djaelani.

Selain itu Pejabat eselon II Bapepam-LK Isa Rachmatarwata, Staf Ahli BPK Ilya Avianti, Ahli Akuntansi Rijani Tirtoso, dan mantan ketua PPATK Yunus Husein, serta Direktur Bank Indonesia Kusumaningtuti berhasil lolos seleksi. **mohar

Related posts