Ini Risiko Bagi Orang yang Malas Bergerak

Perkembangan teknologi membuat semakin banyak orang malas gerak atau 'mager'. Dengan inovasi-inovasi terbaru yang mampu menghemat waktu dan energi, orang lebih memilih untuk banyak duduk.

Bahkan, perkembangan tersebut manusia semakin berpikir kalau bergerak adalah sesuatu yang dianggap membuang tenaga. Misalnya, bergerak menuju ke lokasi makan kerap dianggap buang waktu dan energi, sehingga aplikasi pesan antar menjadi andalan.

Padahal, malas bergerak merupakan 'penyakit' berbahaya yang dapat membunuh orang di usia muda. Melansir Boldsky, studi terbaru menunjukkan bahwa kurang beraktivitas mampu meningkatkan risiko terserang penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, diabetes, obesitas, hingga kanker.

Studi menyebut, hampir satu dari tiga wanita dan satu dari empat pria di seluruh dunia tak melakukan aktivitas fisik sesuai dengan yang direkomendasikan, yaitu 150 menit untuk berjalan kaki dan 75 menit olahraga setiap minggu. Bahaya gaya hidup malas itu dapat menyerang siapa saja tanpa pandang usia.

Kurang aktivitas pada anak dapat memicu obesitas dan menurunkan kemampuan akademik, sedangkan rasa malas pada orang dewasa mampu menurunkan produktivitas. Pada lansia, kurangnya aktivitas bisa menurunkan kualitas hidup, mempercepat pikun, serta mengurangi kemandirian.

Bahkan gaya hidup malas juga disebut dapat menyebabkan risiko mati di usia muda. Menurut studi, setiap minggu yang dihabiskan tanpa melakukan aktivitas fisik sesuai rekomendasi setara efeknya dengan menghirup sebungkus rokok sehari "Duduk lebih berbahaya daripada merokok, dapat lebih membunuh daripada HIV dan lebih riskan daripada terjun payung," ungkap James Levine, profesor kedokteran di Mayo Clinic. "Kursi itu dapat membunuh kita."

Selain memicu risiko berbagai penyakit, gaya hidup malas juga dapat membuat Anda merasa tak bahagia. Melihat diri Anda sendiri bermalas-malasan mampu mempengaruhi kesehatan mental, akibatnya Anda akan kurang bahagia dan kualitas hidup akan menurun.

BERITA TERKAIT

Mengenal Penyakit Bipolar

Pengusaha sekaligus influencer Medina Zein terjerat kasus narkotika. Dia ditangkap polisi di sebuah rumah sakit di Lebak Bulus, Jakarta Selatan,…

Mengenal Kanker Kelenjar Getah Bening

Begitu banyak jenis kanker yang bisa saja menyerang kekebalan tubuh Anda. Salah satunya adalah kanker kelenjar getah bening, yang Kanker…

Cara Alami Meningkatkan Jumlah Sperma

Sperma merupakan indikator penting bagi kesuburan pria. Semakin banyak jumlah sperma, semakin besar peluang istri mengalami kehamilan. Cara meningkatkan jumlah…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Kenali Gejala dan Cara Mencegah DBD

Cuaca ekstrem dan banjir seperti beberapa minggu ke belakang meningkatkan risiko penyebaran penyakit, salah satunya demam berdarah (DBD) di musim…

Hal Ini Bikin Anda Kena Diabetes di Usia Muda

Diabetes adalah salah satu penyakit tak menular. Penyakit ini dulu akrab di usia 40 tahun ke atas. Namun seiring berjalannya…

Masalah Kulit yang Paling Sering Dialami Wanita

Beberapa orang rentan mengalami masalah kulit, terlebih wanita. Kalau sudah begini, wanita bakal tak percaya diri ketika keluar rumah. Dari…