Ekonomi China Melambat Jadi 8,2%

NERACA

Beijing--- Pertumbuhan ekonomi China akan turun menjadi 8,2 persen tahun ini akibat perlambatan konsumsi domestik dan permintaan eksternal yang lemah, sebelum "rebound" pada 2013, Bank Dunia memperkirakan, Kamis.

Angka tersebut merupakan pengurangan dari perkiraan pertumbuhan bank untuk China setelah pihaknya memperkirakan pada Januari bahwa produk domestik bruto di ekonomi terbesar kedua di dunia itu akan ekspansi 8,4% tahun ini. "Tantangan kebijakan untuk jangka pendek adalah mempertahankan pertumbuhan melalui 'soft landing'," kata bank dalam laporan kuartalan terbaru China, yang memperkirakan pertumbuhan 8,6% untuk tahun depan.

"Sementara prospek untuk soft landing tetap tinggi, ada kekhawatiran bahwa pertumbuhan melambat terlalu cepat." Pertumbuhan China melambat menjadi 9,2% tahun lalu dari 10,4% pada 2010, terseret oleh perlambatan global dan pengetatan dalam negeri yang ditujukan untuk mengendalikan inflasi.

Beijing telah berjanji untuk "menyempurnakan" kebijakan guna mencegah sebuah 'hard landing' bagi perekonomian, yang dapat memicu hilangnya pekerjaan secara luas dan memicu kerusuhan sosial. "Perlambatan bertahap China diperkirakan akan terus berlanjut hingga 2012, karena pertumbuhan konsumsi sedikit melambat, pertumbuhan investasi berkurang kecepatannya dengan lebih jelas dan permintaan eksternal masih lemah," kata Ardo Hansson, pemimpin ekonom Bank Dunia untuk China.

“Risiko dari terlalu panas (overheating) moderat, meningkatkan prospek untuk mencapai soft landing." Laporan Bank Dunia memperkirakan inflasi akan turun menjadi 3,2% pada 2012, di bawah target pemerintah sekitar 4%. **cahyo

Related posts