Bangun 22 Dealer, Anak Usaha Astra Siapkan Capex Rp 850 Miliar

NERACA

Jakarta - Anak usaha PT Astra Internasional Tbk, Auto 2000 menggangarkan dana investasi senilai Rp 850 miliar ditahun ini. Rencananya, dana tersebut akan digunakan untuk membanggun 22 dealer baru dengan fasilitas service, sale dan spare part atau 3S.

Chief Executive Officer (CEO) Auto 2000 Jodjana Jody mengatakan, sebagai dealer utama PT Toyota Astra Motor (TAM) optimistis bisa membukukan kinerja yang apik pada tahun ini, “Untuk itu, perusahaan ini akan perbanyak dealer baru ditahun ini,”katanya di Jakarta, Senin (9/4).

Menurutnya, dana yang diinvestasikan perseroan untuk membangun dealer baru adalah bagian dari investasi perseroan selama dua tahun yaitu tahun 2011 hingga 2012. Dimana total dana yang dikeluarkan selama 2011 sampai 2012 adalah Rp 1,55 triliun. Perinciannya, dana ini digunakan untuk membangun 8 dealer di 2011 dan 22 dealer tahun ini.

Kata Jodjana Jody, dana investasi yang dibutuhkan untuk membangun sebuah dealer berkisar Rp 50 miliar. Kini Auto 2000 memiliki 156 dealer yang tersebar hampir di seluruh Indonesia. Daerah yang memiliki dealer terbanyak, tak lain adalah Jakarta dengan porsi 50%.

Pada 2011, lanjutnya, Auto 2000 memberikan kontribusi sebesar 79% dari total penjualan TAM yang mencapai 310.674 unit atau setara 245.000 unit. Selain Auto 2000, dealer penjualan TAM juga dimiliki Nasmoco Group yang fokus menggarap penjualan di Jawa Tengah, Haji Kalla Group yang menggarap penjualan di Sulawesi Selatan, dan PT Hasjrat Abadi untuk penjualan di Sulawesi Utara serta Papua.

Selain membangun dealer baru, Auto 2000 akan menambah jumlah logistic center yang berfungsi menampung stok mobil-mobil yang akan dijual. “Kami akan menambah tiga titik logistic center baru dengan konsep ruangan in door agar pelanggan mendapatkan kendaraan yang terawat dan terlindungi,” ujarnya.

Menurut Jody, pembangunan logistic center akan dilakukan di kawasan Cibitung di atas tanah seluas 14 hektare (ha) dengan daya tampung 5.000 unit-6.000 unit. Selain itu, logistic centre juga dibangun di Surabaya, di lahan seluas 8 ha berdaya tampung 3.000 unit, dan di Karawang, seluas 15 ha berdaya tampung 6.000 unit.

Asal tahu saja, saat ini Auto 2000 memiliki logistic centre di Sunter, Jakarta Utara dengan kapasitas 3.000 unit. Selain itu, mereka juga memilki gudang penyimpanan di Medan, Surabaya, dan Balikpapan.

Dengan segala ekspansi ini, Auto 2000 menargetkan bisa mencatatkan penjualan sebesar 273.000 unit, atau 11,4% dari total penjualan di tahun 2011. "Target ini bisa terwujud. Hingga kuartal pertama 2012, kami telah menjual 75.000 unit," ujar Jody.

Oleh karena itu, dirinya optimis, meski beleid kenaikan down payment (DP) bakal segera berlaku pada pertengahan 2012. “Untuk mobil penumpang tidak akan berpengaruh karena DP sudah 20%-25%," katanya. Namun, beleid ini kemungkinan akan mempengaruhi penjualan kendaraan komersial. "Karena selama ini, DP hanya 15%,” ujarnya. (didi)

Related posts