Astra Graphia Serap Capex Rp97 Miliar

NERACA

Jakarta - Sepanjang semester I/2019, PT Astra Graphia Tbk (ASGR) telah merealisasikan belanja modal sebesar 28,70% dari total belanja modal tahun ini sebesar Rp338 miliar. “Penyerapan belanja modal pada semester I/2019 mencapai Rp97 miliar. Belanja modal itu sebagian besar dipergunakan untuk peralatan yang disewakan,”kata Head of Coporate Communications Astra Graphia, Melinda Pudjo di Jakarta, kemarin.

Disampaikannya, tahun ini perseroan optimistis dapat mencetak pertumbuhan penjualan dan laba bersih pada semester II/2019, setelah kinerjanya tertekan pada paruh pertama tahun ini. Melinda menjelaskan, kinerja bisnis yang tertekan sepanjang semester I/2019 seiring dengan gejolak politik pada awal hingga tengah tahun ini. Adapun, saat ini kondisi politik telah stabil, sehingga perseroan berharap kondisi perekonomian dapat membaik dan eksekusi belanja konsumen yang tertunda dapat terealisasi di paruh kedua tahun ini.“Kami berharap kondisi bisnis dapat lebih positif di semester II/2019. Kami tetap optimis dan melakukan usaha yang terbaik untuk perbaikan kinerja,”jelasnya.

Sebagai informasi, pendapatan bersih perseroan di semester I/2019 senilai Rp1,56 triliun, turun 6,74% dari semester I/2018 Rp1,67 triliun. Pendapatan bersih ditopang segmen solusi dokumen senilai Rp734,17 miliar, yang tumbuh 2,55%. Pendapatan juga berasal dari segmen solusi perkantoran yang turun 9,64% menjadi Rp497,39 miliar. Selain itu, pendapatan dari segmen solusi teknologi turun 18,81% menjadi Rp359,45 miliar.

Dengan raihan tersebut, laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp56,82 miliar pada semester I/2019, turun 35,40% dari semester I/2018 senilai Rp87,96 miliar. Melinda menjelaskan, segmen solusi teknologi yang turun karena terdapat beberapa proyek yang saat ini dalam proses penyelesaian dan siap dibukukan pada semester II/2019. Sementara itu, pendapatan dari solusi perkantoran yang turun karena penundaan realisasi belanja, khususnya dalam pengadaan di sektor pemerintah.

Kemudian untuk memacu pertumbuhan bisnisnya, perseroan akan memacu lini bisnis anak usahanya di sektor e-commerce, Astragraphia Xprins Indonesia (AXI), sebagai motor penggerak pertumbuhantop linedanbottom linesebesar 10% tahun ini.

BERITA TERKAIT

Perbaiki Kinerja Keuangan - INAF Kembangkan Strategic Business Unit

NERACA Jakarta – Dorong pengembangan bisnis lebih ekspansif, PT Indofarma Tbk (INAF) fokus mengembangkan strategi pendirian strategic business unit (SBU)…

Melalui Proyek ISED - Siapkan SDM Unggul di Manufaktur dan Pariwisata

NERACA JAKARTA - Indonesia telah memasuki era digitalisasi dan Industri 4.0. Bersamaan dengan hal tersebut, pemerintah Indonesia telah meluncurkan “Making…

Geliatkan KEK Tanjung Lesung - KIJA Cari Investor Potensial Kembangkan Wisata

NERACA Jakarta – Bangkit dari musibah gempa dan tsunami Banten yang terjadi pada 2018 lalu, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Masyarakat Melek Reksadana - Raiz Invest Targetkan 40 Ribu Users di 2019

NERACA Jakarta- Dukung peningkatan literasi keuangan, khususnya di industri pasar modal, Raiz Invest sebagai perusahaan aplikasi investasi reksa dana asal…

Lunasi Utang Jatuh Tempo - TBIG Terbitkan Global Bond US$ 650 Juta

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam menunjang ekspansi bisnisnya, PT Tower Bersama Infrastucture Tbk (TBIG) berencana menerbitkan surat utang global…

Presiden Bakal Bantu Percepat Divestasi Vale

NERACA Jakarta – Rencana divestasi PT Vale Indonesia Tbk (INCO) bakal berjalan lancar bila tidak ada aral melintang, apalagi beberapa…