Wali Kota Depok Rancang Penataan Lalu Lintas di Margonda

Wali Kota Depok Rancang Penataan Lalu Lintas di Margonda

NERACA

Depok - Wali Kota Depok, Mohammad Idris merancang penataan lalu lintas di kawasan Margonda agar daerah tersebut bisa berkurang kepadatan arus lalu lintas, terutama pada Sabtu dan Minggu.

"Salah satu rancangannya adalah kami menyediakan lahan parkir gratis di balai kota agar masyarakat mau menggunakan transportasi umum," kata Wali Kota DepokMohammad Idris di Depok, Jumat (9/8).

Pihaknya akan menyediakan bus commuter yang akan melintasi kawasan Margondasehingga nantinya diharapkan bisa mengurangi penggunaan kendaraan pribadi."Masyarakat boleh menggunakan kantong parkir yang ada di bali kota secara cuma-cuma dikarenakan itu merupakan fasilitas dari pemerintah kota, namun yang bayar ketika naik bus Margonda comuter yang disediakan," kata dia.

Namun, kata dia, untuk tarif bus belum diputuskan."Tentunya kami minta agar dimurahkan agar terjangkau masyarakat. Untuk 'launching'-nya nanti di akhir Agustus," ujar dia.

Selain itu, kata dia, untuk mengurai kemacetan saat akhir pekan akan diluncurkan program-program lalu lintas yang lain, seperti "contra flow" di Jalan Arif Rahman Hakim.

Konsep penataan lalu lintas di kawasan Margonda itu dinamai Joyfull Traffic Management atau JoTram, yang meliputi penyediaan area-area parkir khusus kendaraan bermotor, penyampaian pesan-pesan untuk menaati rambu-rambu lalu lintas di beberapa persimpangan atau lampu pengatur lalu lintas.

Selain itu, kata dia, jalur berlawanan arah (contra flow), kanalisasi jalur cepat-lambat, penataan ojek dalam jaringan, dan pembangunan "underpass". Dia menjelaskan tujuan pesan tertib lalu lintas melalui lagu di lampu pengatur lalu lintas Ramanda bukan untuk mengusir stres pengendara di jalan. Akan tetapi, kata dia, untuk mengedukasi masyarakat agar disiplin dan mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan di jalan raya. Ant

BERITA TERKAIT

Kopitu: Pemerintah Belum Optimal Terhadap UMKM

Jakarta-Pemerintah dinilai belum optimal memberikan perhatian terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sehingga belum memberikan dampak yang berarti. Padahal,…

Tiga Sumber Mata Air PDAM Sukabumi Semakin Turun - Perlu Studi Tentang Air Baku

Tiga Sumber Mata Air PDAM Sukabumi Semakin Turun Perlu Studi Tentang Air Baku NERACA Sukabumi - Menyusutnya tiga sumber mata…

Komitmen Hero Supermarket Penuhi Kebutuhan Masyarakat Indonesia - Grand Opening di Apartemen Casa Domaine

Komitmen Hero Supermarket Penuhi Kebutuhan Masyarakat Indonesia Grand Opening di Apartemen Casa Domaine NERACA Jakarta – Hero Supermarket sebagai pelopor…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

LPDB Pindahkan Satgas Pengawasan Dari Bali ke Jatim

LPDB Pindahkan Satgas Pengawasan Dari Bali ke Jatim NERACA Denpasar - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM memindahkan Satgas pengawas…

Wagub Berharap Mahasiswa Jawa Barat Jadi "Technopreneur"

Wagub Berharap Mahasiswa Jawa Barat Jadi "Technopreneur"   NERACA Bandung - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berharap kalangan…

Penduduk Miskin di Banten Berkurang 14,28 Ribu Orang

Penduduk Miskin di Banten Berkurang 14,28 Ribu Orang   NERACA Serang - Jumlah penduduk miskin di Provinsi Banten berkurang 14,28 ribu…