Bayan Resouces Bagi Dividen US$ 300 Juta

Perusahaan tambang, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar US$300 juta atau sekitar 59,94% dari laba bersih yang dikantongi perseroan pada 2018. Nilai itu diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) tahun buku 2018 di Jakarta, kemarin.

Dengan demikian, perserooan membagikan US$0,09 per lembar. Kemudian sisa laba bersih dijadikan laba ditahan. Sebagai catatan, Bayan Resources mengantongi pendapatan US$1,67 miliar pada 2018. Realisasi itu naik 57,09% dari US$1,06 miliar pada 2017. Akan tetapi, beban pokok pendapatan perseroan tercatat naik lebih tinggi secara tahunan pada 2018. Jumlah yang dikeluarkan naik dari US$513,79 juta pada 2017 menjadi US$829,78 juta pada 2018.

Dengan demikian, BYAN membukukan laba kotor US$846,92 juta pada 2018. Nilai itu naik 52,99% dari US$553,57 juta pada 2017. Dari situ, laba bersih yang dikantongi perseroan senilai US$500,43 juta pada 2018. Pencapaian itu tumbuh 56,48% dari realisasi US$319,81 juta pada 2017.

Di sisi lain, BYAN tercatat memiliki total liabilitas US$472,79 juta pada akhir 2018. Jumlah tersebut naik 26,69% dari US$373,20 juta pada 2017. Sementara itu, total ekuitas naik lebih tinggi yakni 31,51% secara tahunan pada tahun lalu. Total ekuitas naik dari US$515,60 juta pada akhir 2017 menjadi US$678,07 juta per akhir tahun lalu.

Adapun, total aset yang dimiliki oleh BYAN tumbuh 29,48% dari US$888,81 juta pada akhir 2017 menjadi US$1,15 miliar per 31 Desember 2018.

BERITA TERKAIT

BEI Masih Catatkan Pipline 38 Calon Emiten

Jelang tutup tahun 2019, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) masih mengantongi 38 perusahaan dalam daftar pipeline calon perusahan tercatat.“Di pipeline…

Anak Usaha MUN Naikkan Tarif Tol Makassar

PT Jalan Tol Seksi Empat (JTSE) yang merupakan anak usaha dari PT Margautama Nusantara (MUN) sekaligus sebagai operator pengelola jalan…

BTPN Terbitkan Obligasi Rp 1 Triliun

Perkuat struktur permodalan, PT Bank BTPN Tbk melakukan penawaran umum berkelanjutan melalui obligasi berkelanjutan IV dengan target dana yang akan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Lukai Kepercayaan Masyarakat - APRDI Dukung Tindakan Tegas OJK "Sentil" MI Nakal

NERACA Jakarta – Kasus gagal bayar yang menimpa manajer investasi Narada Aset Manajemen menjadi pil pahit bagi industri pasar modal.…

Waskita Beton Catatkan Kontrak Baru Rp 4,3 Triliun

NERACA Jakarta – Di penghujung akhir tahun 2019 ini, pencapaian kontrak baru PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) terus tumbuh.…

Marak Perusahaan Delisting - Investor Diminta Berhati-hati Berinvestasi

NERACA Jakarta – Maraknya beberapa perusahaan yang didelisting dari pasar modal menjadi cambukan para investor untuk lebih berhati-hati dalam berinvestasi.…