PATRIA Raih Penghargaan The 5th Outstanding Corporate Innovator Indonesia Award

NERACA

Jakarta - Sebagai perusahaan engineering & manufacturing yang fokus akan inovasi, PT United Tractors Pandu Engineering (PATRIA) selalu berusaha mengembangkan bisnisnya dengan masuk ke sektor-sektor baru yang belum pernah digelutinya. Dalam setiap pengembangannya PATRIA selalu berusaha melahirkan produk baru yang benar-benar inovatif, Patria Cane Core Sampler & Cane Analyzer (Patria Core Sampler) adalah produk inovasi karya PATRIA masuk ke sektor bisnis perkebunan tebu.

Atas pengembangan inovasi produk yang mulai dikembangkan sejak 2016 ini, PATRIA mendapatkan apresiasi penghargaan “The 5th Outstanding Corporate Innovator Indonesia Award”. Penghargaan ini merupakan kerjasama antara Majalah SWA, PPM Manejemen, dan PDMA Indonesia.

“Kami melihat industri gula di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan dan kami siap untuk memberikan inovasi disana”, ucap Hilman Risan selaku Komisaris PATRIA, seperti dikutip dalam keterangannya.

Patria Core Sampler merupakan solusi untuk mempercepat proses penghitungan rendemen atau tingkat kualitas tebu dan mendapatkan hasil yang lebih akurat. Produk ini pun menjadi yang pertama dalam revolusi digitalisasi industri gula di Indonesia, karena menerapkan smart data communication system sehingga output nilai rendemen tersebut dapat langsung di-upload ke server kantor pusat user dan digunakan dalam menentukan nilai rendemen secara real time.

Dengan begitu, setiap petani tebu akan mendapatkan pembayaran yang lebih cepat untuk setiap tebu yang mereka kirim. Sistem ini pun akan mencegah terjadinya manipulasi data nilai rendemen karena bersifat single database.

Selain waktu yang cepat, Patria Core Sampler akan memberikan penilaian rendemen yang lebih akurat dan sesuai dengan kualitas tebu yang dikirim tiap petani. Pada proses sebelumnya nilai rendemen dihitung secara rata-rata dari keseluruhan tebu yang masuk dalam setiap periode produksi tanpa melihat kualitas tebu dari masing-masing petani, sehingga dengan Patria Core Sampler ini diharapkan setiap petani akan mendapatkan bayaran yang lebih sesuai dengan kualitas tebu yang mereka kirim.

Semakin baik kualitas tebunya maka akan semakin tinggi pula bayaran yang mereka dapat dan sebaliknya. Perubahan-perubahan ini akan mendorong setiap petani untuk berusaha memberikan tebu dengan kualitas terbaiknya, dimana ini akan berimbas pada naiknya produktivitas pabrik gula. Kelebihan lainnya, Patria Core Sampler ini didesain untuk moveable dan mudah dioperasikan karena dilengkapi teknologi Programmable Logic Controller (PLC) dan Human Machine Interface (HMI).

“Patria Core Sampler ini merupakan produk karya anak bangsa yang sangat inovatif dan berpotensi untuk dipasarkan ke kancah dunia”, tutup Teguh Patmuryanto selaku Deputy Director of Engineering & Production PATRIA.

BERITA TERKAIT

Rai Mantra Raih Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha Dari Presiden RI

Rai Mantra Raih Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha Dari Presiden RI  NERACA Jakarta - Keberhasilan Pemerintah Kota…

20 Persen Ponsel di Indonesia Dibeli dari Black Market

20 Persen Ponsel di Indonesia Dibeli dari Black Market NERACA Jakarta - Sekitar 20 persen dari ponsel pintar yang beredar…

Lippo Cikarang Raih Properti Indonesia Award

Lippo Cikarang kembali membuktikan kepiawaiannya dalam hal membangun hunian yang diakui masyarakat terbukti dari proyek Cosmo Estate memperoleh penghargaan Properti…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

ANRI Terima Arsip Statis Presiden Soeharto

    NERACA   Jakarta - Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menerima tambahan khazanah arsip statis tentang Presiden kedua Soeharto…

Kantar Rilis 10 Iklan Ramadan 2019 Terbaik

      NERACA   Jakarta - Perusahaan data, dan konsultasi berskala global, Kantar Indonesia menggelar penghargaan ‘Most Loved’ Indonesian…

PPK Kemayoran Ingin Jadikan Gedung Eks Bandara Kemayoran Jadi Cagar Budaya

    NERACA   Jakarta - Pusat Pengelolaan Kompleks (PPK) Kemayoran mengusulkan agar gedung eks Bandara Kemayoran dijadikan sebagai cagar…