4.545 Aset Pemprov Jabar Belum Bersertifikat

4.545 Aset Pemprov Jabar Belum Bersertifikat

NERACA

Bandung - Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Jawa Barat Junaedi mengatakan sekitar 4.545 aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) berupa tanah belum bersertifikat.

"Sampai saat ini ada 4.545 aset tanah yang belum bersertifikat dan yang sudah bersertifikat itu ada sekitar 1.500 (tanah)," kata Junaedi saat menjadi pembicara pada acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate Bandung, dikutip dari Antara, kemarin.

Dia mengatakan aset yang dimiliki paling banyak oleh Pemprov Jawa Barat saat ini adalah jenis tanah yakni hampir 49 persen dari total aset yang dimiliki atau setara Rp11 triliun."Jadi perlu kami jelaskan bahwa kami ada target untuk mensertifikatkan 4.545 aset berupa tanah dan ditargetkan untuk tahun ini kami bisa mensertifikatkan 300 aset tanah milik Pemprov Jawa Barat," kata dia.

Dia mengakui bahwa aset berupa tanah yang dimiliki Pemprov Jawa Barat ini rentan akan masalah sehingga pihaknya berupaya melakukan penataan aset, khususnya aset berupa tanah."Ini yang membuat persoalan tanah jadi isu penting di Jawa Barat," ujar Junaedi.

Penataan atau pembenahan terhadap aset berupa tanah oleh Pemprov Jawa Barat meliputi tiga hal yakni pertama terkait pengamanan administrasi seperti melakukan pencatatan tiap tahun. Yang kedua, kata Junaedi, ialah pengamanan fisik agar tanah milik Pemprov Jawa Barat tersebut bisa dikuasai dan dioptimalkan dan yang ketiga pengamanan hukum agar terhindar dari gugatan.

Lebih lanjut ia mengatakan masih banyaknya aset berupa tanah milik Pemprov Jawa Barat yang belum memiliki sertifikat terkait dengan sejarah kepemilikan aset-aset tersebut. Sebagai contohnya ialah aset tanah dan bangunan Gedung Sate yang sudah ada sebelum kemerdekaan Republik Indonesia.

"Jadi aset-aset tersebut dimiliki sebelum kemerdekaan bangsa ini, sebelum saya lahir. Ini memang jadi masalah kita sehingga kita jalin kerja sama dengan BPN," kata dia. Ant

BERITA TERKAIT

Bappenas : Keberhasilan Kerja Jokowi Jilid I Nyata

Bappenas : Keberhasilan Kerja Jokowi Jilid I Nyata NERACA Jakarta - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf…

Sekda: Optimis Pendapatan Daerah Bisa Melampaui Target - Relatif Kecil, PAD Kota Sukabumi Mengandalkan Bantuan Pusat dan Provinsi

Sekda: Optimis Pendapatan Daerah Bisa Melampaui Target  Relatif Kecil, PAD Kota Sukabumi Mengandalkan Bantuan Pusat dan Provinsi NERACA Sukabumi -…

Kawasan Bisnis Margonda Terancam Dampak ABT - PDAM Kota Depok Berikan Peringatan Dini

Kawasan Bisnis Margonda Terancam Dampak ABT PDAM Kota Depok Berikan Peringatan Dini NERACA Depok - ‎ Perusahaan Daerah Air Minum…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Penghargaan AVPA France Award untuk Kopi dan Teh RI

Jakarta-Kopi Indonesia berhasil meraih penghargaan International AVPA France Gourmet Award 2019 bertema Coffees Locally Roasted in their Country of Origin.…

Pembangunan Jalan "Negeri di Atas Awan" Ditarget Selesai Desember 2019

Pembangunan Jalan "Negeri di Atas Awan" Ditarget Selesai Desember 2019   NERACA Serang - Pembangunan jalan menuju tempat wisata 'Negeri di…

Depok Inovation Week Ajang Solusi Menuju Program Unggulan

Depok Inovation Week Ajang Solusi Menuju Program Unggulan   NERACA Depok - Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan antusias masyarakat cukup…