Genjot Pendidikan Tinggi, Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo Gagas Pendidikan Online & Pinjaman Kuliah Tanpa Bunga

MAROS, Partai Perindo akan memperjuangkan peningkatan pendidikan tinggi masyarakat lewat perguruan tinggi online hingga pinjaman tanpa bunga. Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo saat meninjau pelaksanaan bazar murah di Maros, Sulawesi Selatan, Senin (8/4//2019). "Partai Perindo akan berjuang bagaimana pendidikan bisa betul-betul meningkat dengan cepat dan berkualitas," kata Hary.

Hary menjelaskan ada dua hal yang harus diperhatikan untuk meningkatkan jumlah lulusan sarjana, ataupun S2 di Indonesia. Pertama, fasilitas pendidikan yang merata di seluruh Indonesa. Dia mengungkapkan Indonesia butuh lebih banyak perguruan tinggi dan merata di seluruh Indonesia. Namun, untuk membangunnya satu per satu, butuh waktu yang lama. Hary mengatakan pembangunan perguruan tinggi secara fisik tidak akan terkejar untuk meningkatkan lulusan perguruan tinggi dengan cepat.

Menurutnya, membangun perguruan tinggi online menjadi salah satu solusi. Selain lebih cepat, langkah ini lebih efisien. "Ada perguruan tinggi online S1, S2, sehingga adik-adik di Aceh sampai Papua bisa belajar," ungkapnya. Hanya saja, kata Hary, harus dipastikan kualitas kurikulumnya. "Mau tidak mau harus online, dengan kualitas kurikulum yang bagus. Ini salah satu solusi supaya pendidikan kita bisa meningkat dengan cepat," tegasnya.

Hal kedua yang harus diperhatikan adalah biaya kuliah. Hary menggagas pinjaman tanpa bunga agar anak-anak dari keluarga tidak mampu bisa melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi. "Salah satu langkah yang bisa diambil, adik-adik kita diberi pinjaman tanpa bunga. Nanti dibayar setelah mereka lulus, mendapat pekerjaan baru dicicil," kata Hary.

Semua itu, lanjut Hary, bisa dilakukan dengan regulasi. Karenanya, Partai Perindo terus bekerja keras agar bisa menjadi 3 besar di Pemilu 2019 dan lolos ke Senayan. Dengan begitu, Partai Perindo bisa membuat regulasi atau kebijakan yang mempercepat pendidikan tinggi masyarakat. "Tanpa regulasi tidak bisa," tambahnya. Ketua Umum Kartini Perindo Liliana Tanaja Tanoesoedibjo menambahkan pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas SDM di Indonesia. "Pendidikan sangat penting untuk masa depan generasi muda, terutama milenial. Melalui pendidikan, kualitas SDM kita bisa ditingkatkan," katanya.(*)

BERITA TERKAIT

KOMITMEN PENGENDALIAN GRATIFIKASI

Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol (tengah) bersama Direktur Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Syarief Hidayat (kanan) menandatangani…

KERJA SAMA BNI DENGAN BANK SHINHAN

Direktur Tresuri dan Internasional BNI Bob Tyasika Ananta (kedua kiri) berbincang dengan Direktur Utama Bank Shinhan Indonesia Hwang Dae Geu…

PIONIR KENDARAAN LISTRIK

Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kiri) bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius…

BERITA LAINNYA DI BERITA FOTO

ACARA PUNCAK SAIL NIAS

Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (tengah) bersama Menteri Hukum dan HAM sekaligus Ketua Panitia Sail Nias Yasonna Laoly (kedua…

BOGOR ARTS & CRAFTS

Siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Azhar Syuhada Jakarta menampilkan tari kupu - kupu pada acara The 1st Bogor…

Saham EMTK Terjun Bebas, Ekonom INDEF: Bukalapak Alami Dotcom Bubble?

JAKARTA, Harga saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk terjun bebas dalam sepekan. Pada penutupan perdagangan Jumat (13/9/2019), saham EMTK anjlok…