DPR Imbau Masyarakat Waspadai Peredaran Uang Palsu

DPR Imbau Masyarakat Waspadai Peredaran Uang Palsu

NERACA

Sukabumi - Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan menghimbau agar seluruh masyarakat menigkatkan waspada terhadap peredaran uang palsu. Apalagi ditahun politik ini, tidak menutup kemungkinan adanya peredaran uang palsu.

"Ditahun poltik ini masyarakat harus waspada kemungkinan adanya peredaran uang palsu," ujar Heri saat sosialisasi edukasi uang sebagai kedaulatan NKRI di SMK Persada Kota Sukabumi, Kamis (21/3).

Selain menekankan kewaspadaan terhadap kemungkinan adanya peredaran uang palsu, Heri juga menghimbau agar masyarakat khususnya para pelajar untuk mencintai rupiah. Jangan sampai uang sisa jajan mereka, di rusak."Maksudnya jangan sampai sisa uang jajan mereka di uwel-uwel sehingga uang tersebut rusak, jadi uang itu harus dijaga. Sementara mata uang asing di elus-elus dan dijaga keutuhanya. Nah itu jangan sampai terjadi," ucap Heri.

Heri menginginkan para masyarakat dan generasi muda benar-benar harus mencintai rupiah. Sebab, ongkos cetak rupiah tersebut tergolong sangat mahal."Misalkan ada uang jelek atau rusak, kemudian di destroy. Terus dibuat uang baru, proses seperti itu sangat tinggi, dan ini tentunya membebani APBN kita," ucap Heri.

Untuk itu Heri berharap, masyarakat dan anak muda di Sukabumi mengerti akan uang palsu, mencintai akan rupiah."Saya yakin habis edukasi ini mereka akan ngomong minimal kepada keluarganya tentang kegiatan ini, dengan begitu efek berantai akan terjadi kedepanya," kata Heri.

Heri meyakini jika seluruh masyarakat mencintai dan tetap menjaga nilai rupiah. Peredaran mata uang palsu setiap harinya bisa ditekan."Intinya jaga mata uang rupiah supaya lebih awet dan antisipasi peredaran uang palsu. Sehingga kedepanya di Sukabumi tidak ada peredaran uang palsu, dan semua masyarakatnya sangat menjaga dan mencintai rupiah," pungkas Heri. Arya

BERITA TERKAIT

Disperindag Lebak Imbau Pangkalan Salurkan Gas Bersubsidi Tepat Sasaran

Disperindag Lebak Imbau Pangkalan Salurkan Gas Bersubsidi Tepat Sasaran NERACA Lebak - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak mengimbau…

Pemerintah dan DPR Diminta Ubah Ketentuan Defisit APBN

      NERACA   Jakarta - Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanuddin Abdullah menyarankan pemerintah dan DPR mengubah ketentuan…

Anggota DPR dan Kementerian PUPR Renovasi 1.500 Rumah di Depok dan Bekasi

      NERACA   Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI Intan Fauzi membangun 1.500 unit Rumah Tidak Layak…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

BPS: Indeks Pembangunan Manusia di Sumsel Meningkat

BPS: Indeks Pembangunan Manusia di Sumsel Meningkat NERACA Palembang - Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)…

Empat Raperda Siap Diserahkan ke Dewan Sukabumi

Empat Raperda Siap Diserahkan ke Dewan Sukabumi NERACA Sukabumi - Pemerintah kota (Pemkot) Sukabumi segera menyerahkan draft empat Rancangan Peraturan…

Gubernur Jabar Dorong Pemberangkatan Haji dari Bandara Kertajati

Gubernur Jabar Dorong Pemberangkatan Haji dari Bandara Kertajati NERACA Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil…