LPPF Agendakan Buyback Saham Tambahan

Menjaga pertumbuhan kinerja harga saham, PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) berencana melakukan tambahan buy back atau pembelian kembali atas saham--saham yang telah dikeluarkan oleh perseroan dan tercatat di PT Bursa Efek Indonesia. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Perseroan mengungkapkan, untuk rencana aksi korporasi ini telah menyiapkan dana maksimal Rp 1,4 triliun, termasuk biaya biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya. Perseroan meyakini tidak ada dampak signifikan atas biayabuy backsaham terhadap penurunan pendapatan. Perseroan juga mengungkapkan, melalui rencanabuy backsaham tambahan, maka jumlah total pembelian kembali saham sebanyak- banyaknya 10% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan atau maksimum sekitar 291 miliar lembar saham.

Pembatasan harga maksimal pembelian kembali saham awal sebesar Rp13.330 per saham atau sebagaimana diatur dalam POJK 30/2017. Asal tahu saja, pembelian kembali saham tambahan akan dilakukan atas sebanyak-banyaknya 3% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan atau maksimum sebanyak 87 miliar lembar saham. Realisasinya akan dilaksanakan paling lama 18 bulan terhitung setelah memperoleh persetujuan dari RUPST, yaitu dimulai pada tanggal 26 April 2019 sampai dengan tanggal 25 Oktober 2020.

BERITA TERKAIT

Gelar IPO, Bliss Properti Lepas 1,7 Miliar Saham

Satu lagi, perusahaan yang bakal mencatatkan saham perdananya di pasar modal adalah PT Bliss Properti Indonesia. Dalam prospektus yang diterbitkan…

Indofood Buyback 25,66% Saham IFAR

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan aset, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) akan mengambil alih seluruh saham publik dalam anak…

Ketergantungan Investor Asing - OJK Dorong Generasi Milenial Investasi Saham

NERACA Mataram - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Barat mendorong generasi milenial untuk berinvestasi saham sebagai salah satu upaya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Astrindo Raih Pendapatan US$ 27,16 Juta

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) membukukan pendapatan sebesar US$27,16 juta atau melesat…

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

Laba Betonjaya Melesat Tajam 144,59%

Di tahun 2018, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) mencatatkan laba tahun berjalan senilai Rp27,81 miliar atau naik 144,59% dibandingkan periode…