Aftech Inisiasi Laporan Payment Gateway - Edukasi Publik dan Industri

NERACA

Jakarta - Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) menginisiasi penyusunan laporan berjudul "Understanding the Role of Payment Gateways in Indonesia's Digital Economy" dalam rangka memberikan edukasi mengenai sistem transaksi pembayaran daring ataupayment gatewaykepada masyarakat dan industri. "Salah satu tujuannya adalah pertama melakukan edukasi kepada masyarakat dan industri, ini sesuatu dari sisi Aftech karena asosiasi kita juga banyak melakukan riset mengenai lanskappayment gateway," ujar Wakil Ketua Aftech Budi Gandasoebrata kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/3).

Dia menjelaskan bahwa laporan tersebut merupakan inisiatif pihaknya untuk menyebarkan informasi, pengetahuan, model bisnis, potensi serta perkembangan mengenaipayment gateway. "Bagaimana peranpayment gatewaydan juga peran pemain-pemain lainnya untuk mendorong ekonomi digital, mengingat hal tersebut merupakan sesuatu yang telah dicanangkan pemerintah," ujar Budi di sela-sela peluncuran laporan tersebut.

Dia juga menambahkan bahwa pihaknya ini menonjolkan salah satu peran yang dimainkan olehpayment gatewaydan sinerginya dengan ekosistem serta pemain-pemain lainnya, jadi ini seperti lebih pada edukasi dan riset yang disampaikan oleh AFTECH sebagai sebuah asosiasi.

Laporan "Understanding the Role of Payment Gateways in Indonesia's Digital Economy" tersebut dihasilkan melalui workshop yang digelar pada Juli tahun 2018 serta lewat beragam wawancara mendalam yang dilakukan dengan perusahaan-perusahaan fintech, bank dan ahli hukum.

Adapun sejumlah poin utama yang disampaikan dalam laporan ini, di antaranyapayment gatewaydapat mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, karena hal tersebut secara cepat dapat melayani berbagai model bisnis baru yang muncul akibat perkembangan teknologi dan gaya hidup masyarakat.

Poin berikutnya dari laporan ini ialah perbankan dan fintech khususnyapayment gatewayberkomitmen untuk saling mendukung dan berkolaborasi dalam mendukung pertumbuhan industri fintech Indonesia. Poin ketiga dalam laporan tersebut yaknipayment gatewaymenjadi solusi terhadap kondisi saluran pembayaran yang terfragmentasi di Indonesia, yang selama ini menjadi penghalang bagi bisnis kecil untuk bisa masuk ke dalam sistem pembayaran dan berkembang.

BERITA TERKAIT

IPO Anak Usaha SEAM Group Ditargetkan 2020

    NERACA   Jakarta – PT Sumber Energi Alam Mineral (SEAM) Group menargetkan akan melakukan penawaran umum perdana atau…

Bank Muamalat dan Prudential Jalin Kerja Sama Hadirkan Pembayaran Autodebit

    NERACA   Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia, Tbk. (Bank Muamalat) dan PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia)…

BTN Buka Kantor Cabang Syariah di Kendari

    NERACA   Kendari - Bank Tabungan Negara (Persero) mengembangkan bisnis syariahnya dengan membuka Kantor Cabang Syariah (KCS) ke-25…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank DKI Bagikan Kartu Bagi Pedagang Beras Cipinang

      NERACA   Jakarta - Bank DKI membagi-bagikan Kartu Pedagang kepada pedagang beras Cipinang sebagai bentuk dukungan terhadap…

LinkAja Sediakan Layanan Nontunai di Pasar Peterongan Semarang

    NERACA   Jakarta - Revitalisasi pasar tradisional sebagai bagian penting dari ekonomi kerakyatan penting dilakukan untuk menjaga eksistensi…

Tahan Suku Bunga, BI Pilih Turunkan GWM

P { margin-bottom: 0.08in; }A:link { }     NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) melalui Rapat Dewan Gubernur…