PDAM Kota Depok Ringankan Biaya Pasang Baru 50 Persen - Antisipasi Stabilisasi Inflasi 2018

PDAM Kota Depok Ringankan Biaya Pasang Baru 50 Persen

Antisipasi Stabilisasi Inflasi 2018

NERACA

Depok - Upaya antisipasi pengendarian stabilisasi tingkat inflasi dari berbagai faktor biaya kebutuhan pokok masyarakat, PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) PT. Tirta Asasta (Persero) mengupayakan kebijakan meringankan biaya pasang baru bagi konsumen warga Kota Depok.

Keringanan biaya pemasangannya bagi pelanggan baru dengan memberikan discount sebesar 50 persen dari tarif normal biasa yang berlaku. Demikian rangkuman berbagai keterangan yang diperoleh NERACA dari berbagai sumber hingga kemarin.

Menurut data BPS (Biro Pusat‎ Statistik) Kota Depok, tingkat inflasi di kota Depok selalu rendah bahkan bisa minus alias deflasi. Juga Kota Depok selalu menjaga stabilisasi inflasi dibawah rata-rata nasional dan provinsi Jabar yang diatas sekitar 4 persen. Sedangkan Kota Depok, maksimalnya tingkat inflasinya selalu dibawah 2 persen hingga minus 2 persen. Hal ini, karena adanya upaya dinas terkait yang selalu menjaga stabilisasi harga di tingkat konsumen, untuk berbagi kebutuhan bahan pokok pangan dan lainnya. demikian keterangan dari sumber NERACA di BPS Kota Depok.

"Karena biasanya jelang Natal dan Tahun Baru selalu terjadi kenaikan harga kebutuhan bahan pokok pangan, maka PDAM yang mengutamakan pelayanan bagi kebutuhan air bersih, membuat kebijakan discount yang 50 persen tadi," ujar Dirut PDAM Kota Depok, H. Olik A Kholik menjawab pertanyaan NERACA.

Dikatakan, PDAM Tirta Asasta Kota Depok mengeluarkan promo 50 persen bagi masyarakat yang ingin menikmati air bersih di akhir 2018. Hal ini juga untuk meningkatkan konsumen baru dapat layanan air bersih agar makin tinggi pula tingkat kesehatan warga Depok."Pengerjaan penyambungan pipa air bersih milik BUMD Kota Depok ini sudah berjalan dan terus diupayakan peningkatannya," ujar Dirut PDAM, Olik A Kholik.

Sementara Manager Pemasaran PDAM Kota Depok, Imas Dyah Pitaloka mengatakan kebijakan diberikannya diskon besar tersebut, untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat menikmati air bersih."Dan juga mengurangi penggunaan air tanah yang kian hari semakin menipis," ujarnya kepada wartawan.

Menurut Imas, agar dapatkan lebih banyak warga Depok menikmati layanan air bersih sebagai pelanggan. Jika semua warga kota ini menjadi pelanggan PDAM, maka penggunaan air tanah juga berkurang yang berdampak positif untuk air bawah tanah di kota Depok."Selain itu, dengan kemajuan PDAM sebagai BUMD milik Pemerintah Kota Depok ini, juga untuk menambah Pendapatan Asli Daerah atau PAD yang bisa punya potensi memberikan kontribusi terhadap peningkatan APBD yang mempercepat laju pertumbuhan pembangunan Yang Unggul, Nyaman dan Religius," ujar Manager Imas Dyah Piraloka‎.

Dikemukakan, syarat yang ditetapkan pihaknya kepada pelanggan baru, masih sama; yaitu foto copy KTP, SPT-PBB terbaru, dan KK. Biaya pendaftarannya disesuaikan luas bangunan. Untuk luas bangunan di bawah 70 meter persegi biayanya Rp750 ribu dari tarif normal Rp1,5 juta. Sedangkan bagi luas bangunan di atas 70 meter persegi dikenakan tarif Rp1 juta dari tarif normal Rp2 juta.

“Dengan diskon 50 persen diharapkan pelanggan lebih antusias. Insya Allah terwujud Kota Depok yang Unggul, Nyaman dan Religius," ujar Manager Humas PDAM Kota Depok, Dita kepada NERACA. Dasmir

BERITA TERKAIT

Data BPS - Ekspor Industri Pengolahan Turun 6,92 Persen di Desember 2018

NERACA Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melansir ekspor industri pengolahan pada Desember 2018 mengalami penurunan 6,92 persen jika dibandingkan…

Baru 11 Persen Sawah Terima Air dari Bendungan

NERACA Jakarta – Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah akan terus membangun bendungan untuk pengairan, mengingat baru 11 persen atau sekitar…

Realisasi KUR 2018 Capai Rp120 Triliun

      NERACA   Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang 2018…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

WOM Finance Cabang Bogor Tangkap Pelaku Tindak Kejahatan

WOM Finance Cabang Bogor Tangkap Pelaku Tindak Kejahatan NERACA Bogor – Pekan lalu, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM Finance”)…

Menilai Kemampuan Industri di Era Digital, Kemenperin Siap Luncurkan INDI 4.0

Menilai Kemampuan Industri di Era Digital, Kemenperin Siap Luncurkan INDI 4.0 NERACA Jakarta -Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan meluncurkan indikator penilaian…

Tahun 2018, Laju Investasi PMDN di Kota Sukabumi Lebihi Target - Penyerapan Tenaga Kerjanya Mencapai 5.138

Tahun 2018, Laju Investasi PMDN di Kota Sukabumi Lebihi Target Penyerapan Tenaga Kerjanya Mencapai 5.138 NERACA Kota Sukabumi - Laju…