Transcoal Pacific Beli Satu Unit Mother Vessel - Perkuat Armada Kapal

NERACA

Jakarta – Emiten pelayaran, PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) melalui anak usahanya, PT Sentra Makmur Lines telah membeli satu unit Mother Vessel yang bernama MV Aquarius Ocean berbendera Singapura di akhir November 2018 yang lalu. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Mother Vessel yang memiliki kelas Nippon Kaiji Kyokai memiliki GRT (Gross Register Tonnage) dan NRT (Net Register Tonnage) masing-masing 30.014 ton dan 18.486 ton. Perseroan mengungkapkan, pembelian Mother Vessel ini bertujuan untuk memperkuat armada yang dibutuhkan oleh TCPI dalam melaksanakan pekerjaan di masa yang akan datang. Dengan volume pekerjaan sebagaimana disebut di bawah ini, TCPI perlu mengoperasikan 22 set tug & barges dan 3 floating crane untuk kegiatan transshipment, 125 tug and barges dan 11 mother vessel untuk kegiatan long hauling batubara, dan 2 mother vessel untuk kegiatan pengangkutan bijih nikel di Sulawesi.

Oleh karena itu, di bulan Januari 2019, TCPI masih merencanakan untuk membeli Mother Vessel dan Floating Crane masing-masing 1 unit. Berdasarkan kontrak-kontrak yang ada saat ini, volume pekerjaan TCPI untuk pengangkutan batubara adalah 42 juta MT per tahun yang terdiri dari untuk pekerjaan transshipment adalah sebesar 24 juta MT per tahun dengan nilai kontrak sampai dengan tahun 2021 adalah Rp 3 triliun.

Kemuidan untuk pekerjaan long hauling sebesar 18 juta MT per tahun dengan nilai kontrak sampai dengan tahun 2027 adalah sebesar Rp 13,3 triliun dan untuk pengangkutan bijih nikel sebesar 1,1 juta MT per tahun dengan nilai kontrak sampai dengan tahun 2023 adalah Rp 570 miliar. Maka berdasarkan kontrak-kontrak tersebut di atas, pendapatan TCPI diharapkan akan meningkat secara signifikan yang akan mencapai kurang lebih Rp 3 triliun per tahun.

Sebelumnya, PT Transcoal Pacific Tbk mengakuisisi dua perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran yaitu PT Energy Transporter Indonesia (ETI) dan PT Sentra Makmur Lines (SML). Akuisisi ETI dan SML dilakukan dengan cara TCPI mengakuisisi PT Kanz Gemilang Utama (KGU) sebagai pemegang saham utama ETI dan SML, yaitu dengan membeli seluruh saham baru yang akan diterbitkan oleh KGU dari saham portefel.

Dengan akuisisi tersebut, perusahaan yang baru sekitar dua bulan lebih melakukan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini akan menjadi pemegang saham 99% di KGU dan menjadi pemegang saham ETI secara langsung dan tidak langsung sebanyak 85,5% serta pemegang saham SML secara tidak langsung sebesar 99%.

BERITA TERKAIT

Gubernur Banten Evaluasi Pokja Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa

Gubernur Banten Evaluasi Pokja Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa NERACA Serang - Gubernur Banten Wahidin Halim akan mengevaluasi pokja…

Menteri Pertahanan - Perkuat Tali Silaturahmi Sebagai Bangsa

Ryamizard Ryacudu Menteri Pertahanan Perkuat Tali Silaturahmi Sebagai Bangsa  Medan - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan inti dari pertemuan dengan…

Jakpro Ajak BUMD DKI Jakarta Perkuat GCG

Menyadari pentingnya menjaga prinsip good corporate governance (GCG) untuk mewujudkan perusahaan yang sehat dan transparan, PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Realisasi Kontrak Baru ADHI Capai 8,57%

NERACA Jakarta – Per Maret 2019, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) merealisasikan kontrak baru senilai Rp3 triliun atau 8,57%…

Laba Bersih Sari Roti Tumbuh 123,23%

Di kuartal pertama tahun ini, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 64,85 miliar atau…

Multi Bintang Bagi Dividen Rp 1,23 Triliun

NERACA Jakarta – Meski perolehan laba sepanjang tahun 2018 kemarin tertekan, emiten minuman beralkohol PT Multi Bintang Indonesia Tbk tetap…