Clipan Finance Raup Laba Rp 226,16 Miliar

Pada kuartal tiga 2018, PT Clipan Finance Indonesia (CFIN) mencatatkan laba bersih senilai Rp 226,16 miliar. Jumlah tersebut meningkat 37,66% dibandingkan dengan laba bersih pada kuartal III-2017 senilai Rp 164,28 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Perseroan menjelaskan, masih positifnya kinerja perseroan didorong oleh kenaikan

pendapatan perseroan pada periode tersebut. Tercatat pendapatan CFIN pada kuartal III-2018 naik 42,2% secara year on year (YoY) menjadi Rp 1,44 triliun dibandingkan dengan pendapatan pada periode yang sama tahun lalu senilai Rp 1,01 triliun.

Pendapatan tertinggi berasal dari pendapatan pembiayaan konsumen yang tumbuh 63,81% YoY menjadi Rp 853,97 miliar. Sedangkan pendapatan sewa pembiayaan juga meningkat 40,71% YoY menjadi Rp 268,2 miliar. Sementara itu, beban pokok pendapatan di periode tersebut meningkat 44,61% YoY menjadi Rp 1,13 triliun. Beban tertinggi berasal dari beban bunga dan pembiayaan lain yang naik 60,45% pada kuartal III tahun ini menjadi Rp 437,05 miliar.

Liabilitas perusahaan tercatat tumbuh 12,61% menjadi Rp 6,6 triliun, dibandingkan dengan liabilitas pada akhir 2017 senilai Rp 5,86 triliun. Sedangkan ekuitas pada kuartal III-2018 juga meningkat 5,61% menjadi Rp 4,25 triliun. Sementara aset perseroan tumbuh 9,76% menjadi Rp 10,85 triliun dibandingkan dengan aset CFIN pada akhir 2017 senilai Rp 9,89 triliun.

BERITA TERKAIT

Bayan Bukukan Laba Bersih Turun 30,85%

NERACA Jakarta – Positifnya harga batu bara di pasar belum memberikan dampak terhadap pencapaian kinerja PT Bayan Resources Tbk (BYAN).…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

Tingkatkan Kapasitas Produksi - Impack Anggarkan Capex Rp 188 Miliar

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) tahun ini menyiapkan belanja modal sebesar Rp 188…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…