Pendirian Lembaga Penjamin Kredit Dimudahkan

NERACA

Jakarta---Pemerintah segera memutuskan mempermudah persyaratan terkait pendirian lembaga atau Perusahaan Penjaminan Kredit Daerah (PPKD) dengan memangkas persyaratan modal disetor yang semula ditetapkan Rp50 miliar menjadi hanya Rp25 miliar. "Saat ini pemerintah telah merelaksasi ketentuaan pendirian perusahaan penjaminan daerah yang semula harus memiliki dana minimal Rp50 miliar diturunkan menjadi minimal Rp25 miliar," kata Menteri Koperasi dan UKM, Sjarifuddin Hasan, di Jakarta, Senin.

Menteri Sjarifuddin Hasan mengatakan, sebelumnya Kementerian Koperasi dan UKM melalui surat No. 24/M.KUKM/IV/2011 tanggal 11 April 2011 telah mengusulkan penyesuaian persyaratan modal disetor dalam pembentukan Perusahaan Penjaminan Kredit Daerah (PPKD). Hal itu sebagaimana yang ditetapkan PMK No. 222 tahun 2008 yakni modal disetor harus minimal sebesar Rp50 miliar kemudian diusulkan turun menjadi Rp25 miliar. "Usul ini kemudian direspon persetujuannya dengan dikeluarkannya PMK No. 99/PMK.010/2011 tanggal 8 Juli 2011," tambahnya

Pihaknya sendiri menyambut baik relaksasi tersebut yang diharapkan dapat menumbuhkan lebih banyak perusahaan penjaminan kredit di daerah sehingga potensial memperluas jangkauan penerima kredit di daerah-daerah. Saat ini PPKD telah berdiri di Provinsi Jawa Timur dan Bali yaitu PT Jamkrida Jatim dan PT Jamkrida Bali Mandara. "Dan yang saat ini dalam proses izin pendirian adalah PPKD Provinsi Riau dan Bangka Belitung," terangnya

Menteri menambahkan, sekarang pemerintah sedang terus mendorong pertumbuhan PPKD di daerah-daerah agar ke depan dapat turut serta dalam penjaminan program KUR. **mohar

BERITA TERKAIT

Penyaluran Kredit BCA Tumbuh Hingga 12,3%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menumbuhkan penyaluran kredit sebesar 12,3 persen (tahun ke…

Ketua DPR Serukan Lembaga Negara Awasi Penyalahgunaan Medsos

Ketua DPR Serukan Lembaga Negara Awasi Penyalahgunaan Medsos NERACA Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyerukan kepada aparat dari…

Bank Banten Diharapkan Ekspansif Kucurkan Kredit

    NERACA   Banten - Gubernur Banten Wahidin Halim meminta kepada pengelola Bank Banten agar membantu permodalan seluruh sektor…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

BI : Siklus Krisis Ekonomi 10 Tahunan Tak Relevan

      NERACA   Jakarta - Pernyataan bahwa siklus krisis ekonomi di Indonesia akan terjadi setiap 10 tahun sekali…

Jepang Tertarik Bangun MRT Di Jakarta

      NERACA   Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke Tokyo, Jepang…

Empat Provinsi Siaga Karhutla

      NERACA   Jakarta - Sebanyak empat provinsi, yaitu Sumatra Selatan (Sumsel), Riau, Kalimantan Barat (Kalbar), dan Kalimantan…