Pelajar RI Raih Eco Picture Diary Global Contest - Diadakan oleh Panasonic dan UNESCO

Neraca. Pelajar Indonesia kembali mengukir prestasi dengan meraih Eco Picture Diary Global Contest yang diadakan oleh Panasonic dan Unesco, sebuah badan PBB yang bermarkas di Paris.

“Panasonic memberikan penghargaan kepada finalis acara Eco Picture Diary Global Contest, program yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap masalah dan aksi penyelamatan lingkungan oleh generasi selanjutnya,” kata Muara M. Makarim, Corporate Communications Manager PT Panasonic Gobel Indonesia.

Menurut Muara, penghargaan bagi pemenang (The Grand Prix) diberikan kepada Jeamyma Pazca Natasuama wakil dari Indonesia.

“Eco-Picture Diary Contest” merupakan program yang dikembangkan secara global dan salah satu bagian dari “Panasonic Kids School”, Program edukasi sekaligus promosi bagi generasi muda, di mana anak-anak diberi kesempatan untuk belajar mengenai lingkungan dan melakukan aksi untuk menjaga lingkungan dengan cara yang mudah dimengerti dan sesuai dengan jiwa anak-anak.

Jeamyma Pazca Natasuama keluar sebagai pemenang, katanya, karena karyanya yang sangat sesuai dengan isu lingkungan global dan memiliki pesan yang sangat jelas bahwa kita semua wajib menjaga bumi dan lingkungan.

Jeamyma mengatakan dalam karya tulisan dan gambarnya mengenai bagaimana lubang biopori dapat bermanfaat dalam mencegah banjir, yang menjadi salah satu masalah utama di Indonesia.

“Menurut saya seharusnya banjir itu bisa dicegah. Mestinya tanah bisa menyerap air. Untuk itu saya pergi ke perpustakaan untuk mencari informasi bagaimana cara mencegah banjir. Di situlah saya menemukan buku yang berjudul Lubang Resapan Biopori,” ujar Jeamyma.

“Saya sangat tertarik dengan buku ini. Maka saya baca buku ini lebih lanjut, setelah saya baca lebih lanjut saya makin tertarik karena caranya mudah dan bisa dilakukan sendiri, bersama teman atau keluarga.”

Jeamyma mulai mempraktikkan lubang biopori di rumah, dan menyebarkan berita ini ke keluarganya, berlanjut ke lingkungan sekolah, dan mempromosikannya melalui blog ayahnya.

Pada Eco Picture Diary Global Contest tahun 2011, panitia menerima sekitar 130.000 karya berupa gambar dengan berbagai ekspresi kepedulian terhadap lingkungan yang dibuat oleh anak-anak dari 37 negara.

Pemenang nasional dari 29 negara menghadiri upacara pemberian penghargaan di Paris, di mana mereka berkompetisi untuk memperebutkan berbagai kategori hadiah berdasarkan penilaian juri, yang terdiri dari perwakilan UNESCO dan tokoh-tokoh internasional yang ahli dalam lingkungan.

Sarah Brightman, brand ambassador Panasonic sekaligus UNESCO Artist for Peace, yang ditunjuk sejak 8 Februari 2012 turut menghadiri upacara penghargaan tersebut sebagai juri dan wakil dari UNESCO.

Selain program Eco Picture Diary Contest, pada acara penghargaan ini juga tersedia hadiah khusus untuk salah satu program kerjasama antara Panasonic dengan UNESCO, World Heritage Eco Learning Program, di mana Panasonic mempromosikan edukasi lingkungan bagi generasi muda dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan dan pelestarian warisan dunia.

Pada 2011, sedikitnya 1.700 anak di lima negara terlibat dalam kegiatan lingkungan pada setiap situs Warisan Dunia, di mana mereka merangkum kegiatan tersebut dalam Eco Picture Diary. Eco Picture Diary karya Kendra Yunuar Rahma, salah satu peserta Indonesia’s World Heritage Taman Nasional Ujung Kulon, mendapat penghargaan “World Heritage Eco Learning Program Prize.” Panasonic berencana meneruskan program ini di 10 negara, yang akan melibatkan sekitar 4.000 anak pada akhir fiskal 2012.

Panasonic dan Pusat Warisan Budaya UNESCO menandatangani perjanjian kerjasama strategis untuk mempromosikan pembangunan berkelanjutan melalui konservasi Warisan Dunia dan pendidikan lingkungan untuk generasi berikutnya pada 3 Juni, 2011.

Menurut Muara, sebagai mitra strategis yang terus memperkuat hubungan kerjasama yang sukses selama bertahun-tahun, Panasonic akan terus mempromosikan perayaan ulang tahun ke-40 dari Konvensi Warisan Dunia UNESCO melalui World Heritage Eco Learning Program dan berbagai kegiatan promosi lainnya.

”Kemitraan baru ini akan memperkuat kemampuan kita untuk mencapai misi bersama. Melalui kampanye media dan televisi yang dilakukan Panasonic, situs Warisan Dunia akan dipopulerkan untuk meningkatkan kesadaran di kalangan masyarakat luas mengenai kebutuhan warisan dunia dan lingkungan,” ujar Irina Bokova, Direktur Utama UNESCO.

”Kami akan merangsang minat anak muda pada Konservasi Warisan Dunia dan isu-isu lingkungan melalui kontes video dan kunjungan ke lapangan. Kami akan bekerja sama mengadakan berbagai kegiatan pendidikan bagi generasi muda," tambahnya.

"Panasonic bertujuan untuk menjadi No. 1 Green Innovation Company di industri elektronik pada tahun 2018, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-100,” ungkap Lauren Abadie, Chairman dan Chief Executive Officer, Panasonic Eropa Ltd. (agus)

Dengan menempatkan lingkungan sebagai fokus dari setiap bisnisnya, Panasonic menggabungkan kontribusi lingkungan dengan pertumbuhan bisnisnya. Panasonic akan terus mempromosikan berbagai kegiatan perlindungan lingkungan dan pelestarian situs warisan budaya untuk generasi mendatang,

BERITA TERKAIT

Zurich Buka Agen di Yogyakarta dan Jateng - Minat Asuransi Meningkat

NERACA Yogyakarta -Perluas penetrasi pasar asuransi di dalam negeri, perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia Zurich membuka kantor keagenan keduanya…

Genjot Investasi dan Ekspor, IKTA Dipacu Perdalam Struktur

NERACA Jakarta – Industri Kimia, Tektsil, dan Aneka (IKTA) merupakan kelompok sektor manufaktur yang berkontribusi signfikan terhadap Produk Domestik Bruto…

Kocek Milik Waskita Beton Makin Tebal - Raih Pembayaran Rp 2,37 Triliun

NERACA Jakarta – Pundi keuangan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) makin tebal setelah anak usaha dari PT Waskita Karya…

BERITA LAINNYA DI CSR

BNI Syariah Bahagiakan Anak-Anak Korban Banjir

Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan dan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, BNI Syariah bersama Yayasan Hasanah Titik menyalurkan bantuan kepada…

Peduli Lingkungan Sejak Dini - Jaga Wiyata Gelar Aksi Edukasi Jaga Bhumi

Memperkenalkan kekayaan alam Indonesia dan juga menjaga kelestariannya kepada siswa sejak dini, dirasakan penting agar anak cucu yang akan datang…

Permudah Akses Masyarakat di Pelosok Garut - Karyawan Telkomsel Bangun Jembatan Berdaya

Sebagai wujud kepedulian bagi masyarakat sekitar tempat beroperasi, Telkomsel bersinergi bersamaan salah satu komunitas keagamaan karyawan, Majelis Taklim Telkomsel (MTT)…