Tembaga Semanan Raih Laba US$ 22,9 Juta

Sepanjang tahun 2017 kemarin, produsen tembaga-aluminium terbesar di Indonesia PT Tembaga Mulia Semanan Tbk membukukan laba kotor sebesar US$ 22, 9 juta dengan volume penjualan tebaga meningkat 4% dan aluminium meningkat 56% dibandingkan pencapaian di tahun 2016. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Asal tahu saja, perseroan juga membukukan pertumbuhan penjualan sebesar US$ 630 juta atau lebih tinggi dibandingkan tahun 2016 sebelumny US$ 466 juta. Kemudian guna menunjang ekspansi bisnisnya, tahun ini perseroan mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure sebesar US$ 1,650 juta. Nantinya, dana tersebut akan digunakan untuk pembelian spareparts mesin dan upgrade mesin karena tahun 2018 diperkirakan permintaan masih akan naik sekitar 3%.

Direktur PT Tembaga Mulia Semanan, Heri Setiono mengatakan, terjadinya kenaikan nilai penjualan dipengaruhi oleh harga LME dan volume penjualan. “Khusus untuk aluminum, kenaikan volume penjualan sangat dipengaruhi oleh permintaan PLN sebagai pengguna akhir dari kabel aluminum di pasar domestik,”ujarnya.

Sebagai informasi, perseroan akan terus melakukan penetrasi pasar ekspor ke berbagai negara di Asia antara lain, Oceania, Asia Selatan dan negara-negara di Asia Tenggara. “Yang penting pemerintah harus terus berupaya menjaga kestabilan mata uang rupiah agar tercipta iklim bisnis yang lebih kondusif,”ungkapnya.

BERITA TERKAIT

Laba Dua Putra Utama Terkoreksi 57,96%

Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) laba bersih di kuartal tiga 2018 kemarin sebesar Rp35,9 miliar atau turun…

Agresif Investasi di Sektor Energi - Tahun Ini, WIKA Targetkan Laba Rp 3,01 Triliun

NERACA Jakarta – Seiring pertumbuhan target kontrak baru di tahun 2019, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) juga menargetkan pertumbuhan…

Pemerintah Rehabilitasi 3 Juta Hektar Jaringan Irigasi

      NERACA   Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan jaringan irigasi baru seluas…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Garap Proyek Berkonsep TOD - WIKA Realty Bidik Penjualan Rp 3,1 Triliun

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Wijaya Karya Realty (WIKA Realty) sebagai anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)…

Astra Beri Pinjaman Anak Usaha Rp 80,27 Miliar

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Astra International Tbk (ASII) memberikan pinjaman kepada PT Pelabuhan Penajam Banua Taka, anak usaha…

XL Rencanakan Rilis Obligasi Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Danai ekspansi bisnisnya, PT XL Axiata Tbk (EXCL) berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan I XL Axiata tahap I…