Kelebihan Pasokan Kapal OSV - Tarif Sewa Kapal BBRM Masih Rendah

NERACA

Jakarta —  PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) memperkirakan tarif sewa kapal penunjang lepas pantai selama tahun ini tetap rendah karena kelebihan pasokan kapal OSV. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, BBRM memiliki dua divisi penunjang, seperti divisi kapal penunjang lepas pantai dan divisi kapal tunda dan tongkang. Untuk divisi kapal penunjang lepas pantai, BBRM mengharapkan adanya peningkatan permintaan kapal OSV sebagai indikasi dari komitmen OPEC untuk menurunkan poduksi demi menjaga kestabilan harga minyak dunia dan beberapa upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi migas, seperti penggunaan skema gross split untuk menarik investasi dan beberapa proyek pembangunan kegiatan hulu migas di Indonesia.

Sementara untuk divisi kapal tunda dan tongkang, manajemen mengatakan harga batubara yang sudah membaik dan cenderung stabil diharapkan berujung kepada peningkatan utilisasi kapal dan disertai peningkatan secara berkala tarif sewa kapal tunda dan tongkang. BBRM juga terus fokus pada segmen OSV sebagai antisipasi perbaikan industri minyak dan gas bumi dengan penyediaan armada yang efisien dan berteknologi canggih. BBRM juga akan memperluas pangsa pasar baru ke negara-negara lain untuk divisi kapal penunjang lepas pantai.

Kemudian, BBRM melanjutkan efisiensi operasi armada kapal tunda dan tongkang dengan tetap menjaga kualitas pelayanan yang optimal dan keselamatan berlayar, memanfaatkan pulihnya industri sektor ini, serta pengaturan arus kas yang lebih baik dengan berusaha mendapatkan dukungan dari bank untuk mendapatkan keringanan dalam pembayaran cicilan.

Pada kuartal pertama 2017, BBRM mencatat pendapatan sebesar US$7,063 juta atau meningkat 17% dari capaian tahun sebelumnya pada periode serupa sekitar US$6,030 juta. Namun, perseroan masih menorehkan rugi bersih sebesar US$760.212 atau lebih rendah 40% dari periode serupa tahun sebelumnya mencapai US$1,260 juta.

BERITA TERKAIT

Redmi A5: Hape Sejutaan Terbaik di 2025 dari Xiaomi

Kejar pertumbuhan penjualan smartphone dalam negeri, perusahaan produsen smartphone Xiaomi hadirkan produk baru Redmi A5 hadir di Indonesia dengan harga…

GOTO Realisasikan Buyback Rp1,79 Triliun

NERACA Jakarta –Sampai dengan April 2025, emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) melaporkan telah menghabiskan dana sebesar Rp1,79…

Agung Podomoro Raup Penjualan Rp874,5 Miliar

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatatkan kinerja positif di kuartal pertama 2025. Dimana perseroan…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

GOTO Realisasikan Buyback Rp1,79 Triliun

NERACA Jakarta –Sampai dengan April 2025, emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) melaporkan telah menghabiskan dana sebesar Rp1,79…

Agung Podomoro Raup Penjualan Rp874,5 Miliar

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatatkan kinerja positif di kuartal pertama 2025. Dimana perseroan…

Kejar Pertumbuhan Produksi - Energi Mega Persada Temu Cadangan Minyak di Blok Bentu

NERACA Jakarta – Emiten migas milik Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) baru saja menemukan kandungan minyak bumi…

Berita Terpopuler