Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Dukung Pembangunan Berkelanjutan

NERACA

Jakarta – Pengembangan ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) penting dalam rangka mengurangi pemakaian sumber energi konvensional dan mengubah perilaku masyarakat menuju penggunaan sumber-sumber energi terbarukan. Pasalnya, perubahan iklim merupakan isu global yang berdampak besar bagi umat manusia, sehingga konsep green industry menjadi program prioritas strategis yang perlu diimplementasikan.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mengambil langkah signifikan dengan menerbitkan Peta Jalan Pengembangan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai. “Peta jalan ini menguraikan langkah-langkah kunci dalam pengembangan komponen vital seperti baterai, motor listrik, dan converter dalam upaya mewujudkan kendaraan listrik yang lebih efisien,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakart.

“Kemenperin telah membuat peta jalan untuk pengembangan baterai di bidang ini, termasuk baterai kendaraan listrik dan lainnya. Salah satu hal yang ingin dicapai pada 2030 adalah kendaraan listrik yang memiliki efisiensi tinggi dan local content sekitar 80 persen,” tambah Agus.

Untuk mencapai target ini, pemerintah telah menetapkan kebijakan progresif, termasuk pemberian stimulus fiskal dan insentif, serta mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional sehari-hari untuk entitas pemerintah pusat dan daerah.

Pemerintah menjalankan dua kebijakan utama untuk mengakselerasi penggunaan EV. Pertama, dengan mengeluarkan bantuan pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) roda dua yang memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri minimal 40 persen. Kedua, memberikan potongan PPN DTP sebesar 5-10 persen untuk KBLBB roda empat dan bus elektrik, tergantung pada kandungan lokal yang dimiliki.

Kemenperin juga bekerja sama dengan perusahaan yang bertanggung jawab untuk memproduksi baterai kendaraan listrik, di antaranya Indonesia Battery Corporation (IBC), sebuah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan penting dalam ekosistem Battery Electric Vehicle (BEV) dan EV di Indonesia.

Saat ini terdapat sekitar 50 perusahaan yang mengembangkan EV di Indonesia, dengan total investasi mencapai lebih dari USD200 juta atau sekitar Rp3 Triliun. Pemerintah telah menetapkan target satu juta kendaraan roda empat yang beroperasi di tahun 2035 merupakan EV, yang setara dengan penghematan sekitar 12,5 juta barrel BBM dan mengurangi CO2 sebesar 4,6 juta ton. Selain itu, ditargetkan 12 juta unit kendaraan listrik roda dua maupun tiga beroperasi di tahun 2025, setara dengan pengematan 18,86 juta barrel BBM dan pengurangan 6,9 juta ton CO2. 

“Pemerintah optimis bahwa target tersebut dapat tercapai. Kami juga menyambut baik industri yang berminat memanfaatkan insentif yang tersedia dalam pengembangan kendaraan EV di Indonesia,” pungkas Agus.

BERITA TERKAIT

TMF dan Pemda Provinsi Bali Luncurkan Program SMART

NERACA Ubud - Toyota Mobility Foundation (TMF), sebuah yayasan nirlaba yang didirikan oleh Toyota Motor Corporation, akan bekerja sama dengan…

Suzuki Jangkau Pelanggan Sampai ke Rumah

NERACA Jakarta – Menyadari pentingnya memberikan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS)…

Daihatsu GranMax, Makin Kuat, Bisnis Makin Untung

NERACA Jakarta – Dalam mememenuhi kebutuhan para pelaku usaha di Indonesia, Daihatsu memiliki lini model GranMax sebagai kendaraan komersial dengan…

BERITA LAINNYA DI Otomotif

Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Dukung Pembangunan Berkelanjutan

NERACA Jakarta – Pengembangan ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) penting dalam rangka mengurangi pemakaian sumber energi konvensional dan…

TMF dan Pemda Provinsi Bali Luncurkan Program SMART

NERACA Ubud - Toyota Mobility Foundation (TMF), sebuah yayasan nirlaba yang didirikan oleh Toyota Motor Corporation, akan bekerja sama dengan…

Suzuki Jangkau Pelanggan Sampai ke Rumah

NERACA Jakarta – Menyadari pentingnya memberikan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS)…