Ide Kegiatan untuk Anak Selama Ramadan

 

 

Mengajarkan anak untuk berpuasa sejak dini tentu ada tantangannya tersendiri. Salah satunya dalam menjaga moodnya agar tetap berpuasa dengan semangat dan tidak banyak mengeluh, terutama di siang hari setelah pulang sekolah. Oleh karena itu, penting sekali bagi kita sebagai orang tua untuk menciptakan kegiatan bulan Ramadan untuk anak SD, sehingga dapat membuat suasana Ramadan menjadi lebih menyenangkan.

Selain mengisi bulan suci dengan mengaji dan berbagai amalan lainnya, berikut ini beberapa ide aktivitas bulan Ramadan untuk anak yang bisa dicoba di rumah.

1. Membaca buku atau komik seru

Saat anak mulai terlihat lemas, terutama beberapa jam menjelang buka puasa, orangtua bisa mengalihkan perhatiannya dengan mengajak anak untuk mengunjungi toko buku dan memilih beberapa buku favoritnya, mulai dari buku pengetahuan Islam, ensiklopedia, atau komik yang sesuai untuk usianya.

Tak melulu harus membeli buku baru, anak juga bisa mengajaknya ke perpustakaan umum atau tempat penyewaan komik di dekat rumah. Agar lebih menyenangkan, pertimbangkan juga untuk membuat agenda “Satu Hari Satu Komik”, sehingga anak bisa memanfaatkan waktu luang menjelang buka puasa dengan membaca dan dapat melanjutkan seri berikutnya di keesokan harinya, sehingga anak tidak akan merasa bosan dan lupa akan rasa lemas serta laparnya.

Disamping itu, dengan banyak membaca buku maka bisa melatih imajinasi dan kreativitas Si Buah Hati dengan cara menyenangkan dengan cara membaca berbagai buku atau komik seru agar Si Buah Hati tidak cepat bosan selama berpuasa.

2. Mengajak anak untuk belanja keperluan berbuka

Aktivitas bulan Ramadan untuk anak dan juga menyenangkan untuk orang tua adalah belanja berbagai kebutuhan untuk berbuka puasa. Orangtua bisa mulai merencanakan dari rumah menu favorit apa saja yang ingin disantap untuk berbuka. Setelah itu ajak anak untuk ikut belanja ke supermarket dan membantu memilihkan beberapa bahan masakannya.

Untuk membuat momen belanja sedikit berbeda dengan biasanya, Bisa dengan membuat list mengenai barang apa saja yang harus ditemukan oleh anak. Selain seru, cara ini juga sangat ampuh untuk membuat anak merasa dilibatkan dan dipercaya oleh orang tuanya. Pasti menyenangkan!

3. Mengajak anak untuk ikut menyiapkan hidangan berbuka puasa

Butuh bantuan untuk menyiapkan hidangan berbuka puasa? Well, dalam hal ini Bunda bisa mengandalkan anak-anak, loh! Ajak mereka untuk memasak bersama, terutama takjil atau minuman segar favoritnya untuk berbuka nanti. Namun, pastikan untuk tetap mengawasinya dengan baik ya Bunda, terutama saat harus menggunakan pisau atau kompor saat berada di dapur.

4. Bercocok tanam di halaman rumah

Mengajak anak untuk bercocok tanam juga bisa menjadi salah satu ide kegiatan menarik untuk anak SD saat puasa, terutama saat mereka mulai terlihat lemas dan tidak bersemangat. Mintalah pendapat anak mengenai tanaman apa saja yang sebaiknya ditanam di halaman rumah, mulai dari tanaman bunga, sayuran, hingga buah-buahan favoritnya. Setelah itu, ajak mereka untuk mengunjungi toko tanaman hias untuk membeli berbagai kebutuhan seperti pot, pupuk, media tanam, biji tanaman, hingga perlengkapan bercocok tanam lainnya. Sesampainya di rumah, Bunda bisa langsung mulai bercocok tanam bersama anak. Tak hanya membuat anak kembali bersemangat untuk puasa, cara ini juga cocok untuk meningkatkan bonding antara orang tua dan anak.

5. Membuat kue kering untuk persiapan lebaran

Jika Bunda seringkali mendapat pesanan kue kering untuk lebaran, maka hal ini juga sangat cocok untuk dijadikan sebagai salah satu aktivitas bulan Ramadan untuk anak di rumah. Bunda bisa meminta bantuan anak untuk mempersiapkan beberapa bahan kue mulai dari telur, susu, tepung, selai, cokelat, dan beberapa keperluan lainnya. Tanyakan juga apakah mereka ingin membuat kue kering favoritnya. Jika iya, Bunda bisa membantu untuk mewujudkannya.

Selain menciptakan kegiatan menarik untuk anak SD saat puasa, cara untuk membuat anak tetap semangat berpuasa adalah memenuhi kebutuhan gizinya dengan baik, yaitu melalui asupan saat sahur dan berbuka. Berikan makanan dan minuman dengan gizi seimbang, mulai dari sayuran yang kaya akan vitamin dan mineral, daging, telur, dan ikan sebagai sumber protein, nasi sebagai sumber karbohidrat.

BERITA TERKAIT

Mempersiapkan Perlengkapan Sebelum Masuk Sekolah

  Perlengkapan sekolah adalah hal yang sangat penting untuk disiapkan setelah libur panjang, salah satunya setelah libur Lebaran. Banyak persiapan yang perlu…

Blokir Game yang Memuat Unsur Kekerasan

  Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) kembali mengungkapkan pandangannya terkait game-game yang sering dimainkan kalangan anak-anak. Menurut lembaga tersebut, sudah seharusnya…

Tips Bagi Mahasiswa untuk Produktif Setelah Libur Lebaran

  Setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri, baik pelajar maupun mahasiswa harus kembali ke aktivitas normal di sekolah maupun…

BERITA LAINNYA DI

Mempersiapkan Perlengkapan Sebelum Masuk Sekolah

  Perlengkapan sekolah adalah hal yang sangat penting untuk disiapkan setelah libur panjang, salah satunya setelah libur Lebaran. Banyak persiapan yang perlu…

Blokir Game yang Memuat Unsur Kekerasan

  Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) kembali mengungkapkan pandangannya terkait game-game yang sering dimainkan kalangan anak-anak. Menurut lembaga tersebut, sudah seharusnya…

Tips Bagi Mahasiswa untuk Produktif Setelah Libur Lebaran

  Setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri, baik pelajar maupun mahasiswa harus kembali ke aktivitas normal di sekolah maupun…