Pertamina Menggandeng UNPAD, Produksi Hand Sanitizer

NERACA

Bandung - PT Pertamina (Persero) mendukung berbagai pihak untuk memproduksi produk pencegahan penyebaran virus Covid-19. Salah satunya dengan Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran, Bandung.

Dukungan tersebut diwujudkan dengan memberikan bantuan bahan baku hand sanitizer berupa ethanol sebanyak 2.000 liter, sebagai bahan campuran produk pembersih tangan instant (hand sanitizer).

Bantuan diserahkan oleh Fuel Terminal Manager Bandung Group Roedi Sulistiono kepada Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Universitas Padjajaran Prof. Dr. Ir Hendarmawan, di Lab Farmasi Unpad, Jatinangor,  Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, Ir Hendarmawan menyampaikan ethanol nantinya tidak hanya diolah oleh laboratorium utama Fakultas Farmasi, tetapi juga dibagikan kepada laboratorium Fakultas Kedokteran, Teknologi Industri, Farmasi dan Kelautan agar produksinya bisa lebih cepat, untuk memenuhi kebutuhan RSUD dan pusat kesehatan masyarakat.

“Kami memahami kesulitan beberapa layanan kesehatan dalam mendapatkan hand sanitizer dimana harganya juga sudah melambung tinggi. Karena itu kami bersinergi dengan Pertamina yang membantu salah satu bahan baku hand sanitizer yakni ethanol. Nanti produk hand sanitizer ini akan mendukung kegiatan pengabdian kampus ke masyarakat dan didistribusikan ke Rumah Sakit Umum Daerah, Rumah Sakit swasta dan Puskesmas di sekitar Bandung dan Sumedang,” jelas Ir Hendarmawan.

Unit Communication Relations & CSR Marketing Operation Region (MOR) III Dewi Sri Utami berharap kerjasama ini dapat membantu berbagai pihak sekaligus melibatkan peran perguruan tinggi sesuai dengan bidangnya dalam mendukung penanganan pencegahan penularan virus di tengah pandemik Covid-19.

"Kontribusi kami merupakan bentuk tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan, dimana selain beroperasi sebagai perusahaan energi, Pertamina juga memiliki peran dalam membantu meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat," tambah Dewi.

Sebelumnya,  PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) IV Jateng & DIY menyalurkan bantuan berupa wastafel portabel yang akan diletakkan di 16 titik di Kota Semarang. Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Walikota Semarang dan diserahkan langsung kepada Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. 

General Manager MOR IV, Iin Febrian mengungkapkan bahwa bantuan wastafel portable ini merupakan kelanjutan dari berbagai upaya dan program yang telah dilakukan Pertamina guna mendukung pencegahan penyebaran virus Covid-19. Adapun 16 wastafel portable ini akan ditempatkan di lokasi yang seringkali dikunjungi masyarakat diantaranya Pasar Genuk, Pasar Ikan Semarang Utara, Pasar Banyumanik, Kota Lama, Pasar ngaliyan dan beberapa pasar lainnya.

“Sebelumnya kami telah berkoordinasi dengan pemerintah kota untuk penempatan wastafel portable ini dan ke enam belas unit wastafel portable ini akan ditempatkan di pasar-pasar Semarang. Bantuan ini pula merupakan kelanjutan dari bantuan atau program pencegahan penyebaran Covid-19 salah satunya penyediaan hand sanitizer di armada BRT Trans Semarang.” jelas Iin.

Iin juga mengungkapkan alasan Pasar Tradisional menjadi lokasi yang dipilih untuk penempatan wastafel portabel karena ditengah pandemi Covid-19 dan penurunan aktivitas diluar rumah, Pasar merupakan lokasi yang tetap dikunjungi masyarakat, sehingga untuk mengurangi resiko penularan Covid-19 ini kebersihan dan budaya mencuci tangan menjadi hal yang sangat penting.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota mengapresiasi tindakan aktif Pertamina melalui anggaran CSRnya yang turut membantu pemerintah dalam upaya pencegahan tersebarnya virus COVID-19.

“Terimakasih pertamina telah membantu pemerintah kota dan masyarakat untuk sama sama memerangi covid-19, kami akan menjaga bersama sama fasilitas ini agar bermanfaat untuk warga semarang” terang Hendrar.

Dalam program wastafel portabel ini, Pertamina turut menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang sebagai pelaksana program. Kedepannya bantuan ini akan dikeloka oleh Pemkot Semarang. Melalui bantuan ini, Pertamina berharap agar fasilitas kebersihan khususnya dalam masa wabah Covid-19 dapat lebih mudah diakses serta semakin menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk rajin mencuci tangan.

 

 

 

BERITA TERKAIT

Pengembangan KI Brebes Siap Diakselerasi

NERACA  Brebes - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong pengembangan kawasan industri (KI) Brebes sebagai salah satu upaya untuk mendongkrak pembangunan Jawa…

Ekspor Industri Pakaian Jadi Kembali Terbuka

Brebes - Industri pakaian jadi merupakan salah satu sektor manufaktur yang perlu didorong untuk tetap produktif dan berdaya saing. Sebab,…

Kemenperin Terus Berbenah Sesuaikan Kebijakan

NERACA Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperbarui aturan yang dapat mendukung sektor industri dalam kesiapan menerapkan tataran new normal…

BERITA LAINNYA DI Industri

Pengembangan KI Brebes Siap Diakselerasi

NERACA  Brebes - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong pengembangan kawasan industri (KI) Brebes sebagai salah satu upaya untuk mendongkrak pembangunan Jawa…

Ekspor Industri Pakaian Jadi Kembali Terbuka

Brebes - Industri pakaian jadi merupakan salah satu sektor manufaktur yang perlu didorong untuk tetap produktif dan berdaya saing. Sebab,…

Kemenperin Terus Berbenah Sesuaikan Kebijakan

NERACA Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperbarui aturan yang dapat mendukung sektor industri dalam kesiapan menerapkan tataran new normal…