Dekranas Dorong Indonesia Jadi Pusat Mode Dunia

Dekranas Dorong Indonesia Jadi Pusat Mode Dunia

NERACA

Makassar - Ketua Bidang Manajemen Usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Bintang Puspayoga menyebutkan, tren fesyen Indonesia saat ini sudah menjadi prioritas di kalangan masyarakat."Ini bisa dijadikan sebagai cikal bakal bila Indonesia ingin mewujudkan sebagai pusat mode dunia", tegas Bintang pada Opening Ceremony FEMME 2018 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (11/04).

Di acara yang dihadiri Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, anggota DPR RI Komisi IX Aliyah Mustika Ilham, dan Ketua Chairwoman FEMME Icha AZ Lili, Bintang mengapresiasi bila semakin banyak orang membuat gelaran fesyen seperti ini."Karena, lewat ajang ini maka terbuka lebar bagi perajin UKM untuk mempromosikan produknya. Apalagi, saat ini, kualitas produk lokal sudah luar biasa", kata Bintang yang juga istri dari Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga.

Bintang mengakui, dirinya sering meminta agar istri para kepala daerah memotivasi para UKM di daerahnya untuk menggali potensi yang ada untuk dikembangkan."Kita harus bangga menjadi bangsa Indonesia yang memiliki kekayaan budaya dan sumber-sumber daya lainnya", imbuh Bintang.

Meski begitu, Bintang juga mengingatkan bahwa permasalahan yang selama ini membelit para perajin UKM, selain masalah akses permodalan juga pasar."Ajang-ajang seperti ini bisa dijadikan sebagai pasar bagi produk UKM dan mereka termotivasi untuk berkarya menghasilkan karya-karya yang lebih berkualitas", tandas Bintang.

Misalnya, lanjut Bintang, Baju Bodo khas Makassar bisa dijadikan sebagai wahana unggulan busana pakaian khas nusantara."Memang, sudah menjadi tugas kita untuk mengangkat fesyen hasil kebudayaan nusantara. Kalau bisa, setiap stand pameran yang ada yang mewakili daerah, harus menampilkan pakaian yang menjadi ciri khas daerahnya masing-masing. Seperti yang sudah kita lakukan di Gedung Smesco dengan Paviliun Provinsi", pungkas Bintang. Mohar/Rin

BERITA TERKAIT

Secara Volume, Indonesia Eksportir Ikan Hias Terbesar Dunia

NERACA Bogor - Rifky Efendi Hardijanto, Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan…

IMF : Menguntungkan atau Merugikan Indonesia?

  Oleh: Jasmin Erika, Peneliti LSISI Saat ini, Indonesia tengah menjadi tuan rumah bagi penyelanggaran Annual Meetings of the International…

Kemenpar Dorong Industri Kreatif Lewat Kustomfest 2018

Hasil karya anak bangsa tersaji dalam Indonesian Kustom Kulture Festival (Kustomfest) 2018 resmi digelar Sabtu, (6/10). Sebanyak 155 motor dan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

LPDB KUMKM Ajak Universitas Jember Kerjasama Kembangkan Bisnis Startup

LPDB KUMKM Ajak Universitas Jember Kerjasama Kembangkan Bisnis Startup NERACA Jember - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM mengajak Universitas…

Direktur CPL World Bank Kunjungi Damamaya Cyber Monitor - Sebut Denpasar Mampu Sediakan "Big Data" Perencanaan Pembangunan

Direktur CPL World Bank Kunjungi Damamaya Cyber Monitor Sebut Denpasar Mampu Sediakan "Big Data" Perencanaan Pembangunan NERACA Denpasar - Tiga…

KOTA SUKABUMI - Poin Strategis Pasar Induk dan Perparkiran Paling Mencolok di Revisi RTRW

KOTA SUKABUMI Poin Strategis Pasar Induk dan Perparkiran Paling Mencolok di Revisi RTRW NERACA Sukabumi - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah…