Kualitas Hidup Jadi Pertimbangan Pilih Hunian

Kualitas Hidup Jadi Pertimbangan Pilih Hunian

NERACA

Tangerang - Managing Director Paramount Land, Andreas Nawawi mengatakan masyarakat saat ini lebih jeli dalam membeli hunian salah satu yang menjadi pertimbangan utama adalah kualitas hidup yang baik.

"Survei salah satu portal online properti mengenai property affordability sentiment index 2018 menunjukkan bahwa pertimbangan utama konsumen dalam memilih hunian adalah kualitas hidup, sebelum mempertimbangkan harga dalam membeli rumah," kata Andreas di Gading Serpong, Tangerang, Kamis (29/3).

Berdasarkan survei tersebut, tambah Andreas, sebanyak 92 persen responden mencantumkan lokasi sebagai salah satu faktor utama, 75 persen mencantumkan faktor keamanan, 72 persen mencantumkan mudah dijangkau transportasi umum, dan sebanyak 60 persen menempatkan harga.

Berdasarkan fakta ini jelas Andreas, Paramount Land meluncurkan produk terbaru, "Latigo Village" di Gading Serpong, di kawasan ini memenuhi syarat hunian berkualitas seperti lingkungan yang sudah hidup, dikelilingi oleh fasilitas kota yang lengkap, dan strategis."Lokasinya gampang dijangkau bisa lewat jalan tembus yang menghubungkan Kota Gading Serpong atau Tol JORR II melalui BSD," kata Andreas.

Hal senada juga disampaikan Direktur Paramount Land, Aryo Tri Ananto, dia mengatakan konsumen sekarang semakin pintar mereka memilih hunian yang nyaman dan berkualitas, serta harus bisa mendukung kebutuhan hidup sehari-hari."Penghuni menginginkan dilingkungannya sudah memenuhi fasilitas kesejahteraan, kesehatan, pendidikan, serta kemudahan menjangkau tempat kerja," ujar dia.

Aryo mengatakan, Latigo Village hanya akan dibangun 135 unit saja dengan harga mulai Rp1,5 miliar sudah termasuk PPN, untuk memilikinya Paramount memiliki beberapa cara pembayaran untuk memberikan kemudahan dan keleluasaan."Bangunannya didesain sederhana tetapi tetap elegan dengan tiga pilihan warna, terdapat dua pilihan yakni 8x12 meter persegi dan 8x15 meter persegi," ujar dia.

Kemudian Aryo juga memberikan penawaran rumah pintar, bagi konsumen yang menginginkannya untuk nantinya dilengkapi sejumlah fasilitas untuk lebih memberikan kenyamanan.

Sedangkan Presiden Direktur Paramount Land, Erwan Adi Nugroho mengatakan, kalau melihat kondisi fundamental ekonomi saat ini lebih solid dan lebih dipercaya dengan demikian akan mendorong pasar properti lebih bergairah.

“Hal demikian dapat dilihat dari kebutuhan rumah yang masih tinggi di kalangan masyarakat modern dan permintaan KPR di awal tahun 2018 yang terus meningkat, yang mengindikasikan adanya peningkatan daya beli di masyarkaat,” kata Erwan.

Erwan juga merasakan kebijakan pemerintah sangat mendukung perkembangan pasar properti terlihat dari suku bunga KPR juga berada pada tren menurun. Mohar/Ant

BERITA TERKAIT

Politisasi Isu SDA dan Lingkungan Hidup dalam Kontestasi Politik

  Oleh : Bayu K, Pemerhati Lingkungan Hidup               Dugaan korupsi pengadaan lahan Bandara Bobong tahun anggaran 2009 yang…

Kepala SMAN 1 Pardasuka Divonis Satu Bulan Penjara - Arahkan Pilih Ridho – Bachtiar Basri

Kepala SMAN 1 Pardasuka Divonis Satu Bulan Penjara Arahkan Pilih Ridho – Bachtiar Basri NERACA Tanggamus – Kepala SMAN 1…

Kerusakan Lingkungan Hidup dan Pembangunan Infrastruktur

Oleh : Linda Rahmawati, Pengamat Masalah Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam            Sampai pertengahan Juni 2018, pengerjaan proyek kereta…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Paramount Raih Penghargaan

Paramount Raih Penghargaan "Kota Terkemuka di Serpong" NERACA Serpong, Tangerang - Paramount Land berhasil meraih penghargaan untuk kategori Kota Terkemuka…

Summarecon Hadirkan Hunian Modern Seharga Rp340 Jutaan

Summarecon Hadirkan Hunian Modern Seharga Rp340 Jutaan NERACA Karawang - Perusahaan properti PT Summarecon Agung Tbk menghadirkan produk hunian modern…

Pembiayaan Properti Melonjak 11,4 Persen - Bulan Mei 2018

Pembiayaan Properti Melonjak 11,4 Persen Bulan Mei 2018 NERACA Jakarta - Total pembiayaan untuk sektor properti di Indonesia pada Mei…