Eksplorasi Antam Januari Capai Rp 7,9 Miliar

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) telah menghabiskan biaya eksplorasi sepanjang Januari 2012 sebesar Rp7,9 miliar. Kegiatan Eksplorasi difokuskan pada emas, nikel, dna bauksit. Menurut Sekretaris Perusahaan Antam Bimo Budi Satriyo kegiatan eksplorasi nikel dilaksanakan di Buli Maluku Utara, Lasolo, Lalindu, Mandiodo dan Tapunopaka, Sulawesi Tenggara, serta Pulau Greg Papua Barat. Biaya eksplorasinya Rp2,7 miliar.

Sementara eksplorasi emas di Pongkor dan Papandayan Jawa Barat, Cibaliung Banten, Batangsari Jambi, Mao Batuisi Sulawesi Barat dan Oksibil Papua. Jumlah pengeluaran untuk komoditas ini sekitar Rp4,9 miliar.

Sedangkan eksplorasi untuk bauksit Januari 2012 dilaksanakan di Mempawah, Landak, Tayan, dan Munggu Pasir di Kalimantan Barat dengan nilai Rp306,9 juta. (bani)

BERITA TERKAIT

Laporan Pemberantasan Korupsi Kaltim Capai 80 Persen

Laporan Pemberantasan Korupsi Kaltim Capai 80 Persen NERACA Samarinda - Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (Korsupgah KPK)…

Survei BI : Pertumbuhan Kredit Baru Capai 78,3%

    NERACA   Jakarta - Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) menunjukkan pertumbuhan triwulanan kredit baru meningkat pada triwulan II-2019…

Menkeu Proyeksi Defisit APBN Capai Rp310,8 Triliun

  NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 berpotensi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Genjot Pertumbuhan KPR, BTN Gandeng TNI

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus memperluas kerjasamanya. Setelah awal…

Perluas Inklusi Keuangan Lewat Inovasi Layanan Kekinian

Istilah fintech (Financial Technology)  kini bukan hal yang asing didengar seiring dengan pesatnya pertumbuhan industri digital saat ini. Bergerak dinamis perubahan industri…

Bantah Kendalikan Harga Saham - Bliss Properti Siap Tempuh Jalur Hukum

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA) angkat bicara soal tuduhan soal mengendalikan harga saham yang…