Waymo-Jaguar Kerja Sama Buat Mobil Mewah Swakemudi

Waymo dan Jaguar Land Rover mengumumkan kerja sama pengembangan mobil listrik mewah swakemudi yang dirancang untuk layanan berbagi tumpangan yang dijalankan oleh perusahaan milik Google.

Aliansi terbaru Waymo itu diumumkan saat pengujian mobil swakemudi Uber di Amerika Serikat (AS) ditunda karena salah satu kendaraannya terlibat kecelakaan yang menewaskan seorang pejalan kaki belum lama ini.

Waymo and Jaguar mengatakan ingin mengembangkan "kendaraan listrik swakemudi premium" berdasarkan model baru Jaguar I-Pace. Pengetesan I-Pace yang dilengkapi dengan teknologi swakemudi Waymo akan dimulai tahun ini, dengan tujuan menjadi bagian dari layanan transportasi tanpa sopir Waymo menurut Jaguar.

Kedua perusahaan itu memperkirakan sebanyak 20.000 kendaraan I-Pace akan dibuat dalam dua tahun pertama produksi dan tersedia untuk layanan Waymo guna memudahkan orang memesan tumpangan swakemudi.

"Ini baru permulaan," kata tim Waymo dalam sebuah unggahan daring. "Tujuan akhirnya: dengan Waymo sebagai pengemudi, produk dibuat untuk semua tujuan dan setiap perjalanan."

Sebagai contoh, kendaraan swakemudi dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seperti bekerja sambil berpergian, menghadiri malam perayaan, atau sekadar tidur sejenak dalam perjalanan, menurut Waymo.

Pemimpin eksekutif Waymo John Krafcik berpendapat insiden kematian dalam kecelakaan Uber di AS tidak akan terjadi pada teknologi kendaraannya. "Di Waymo, kami memiliki keyakinan bahwa teknologi kami mampu menangani situasi seperti itu," kata Krafcik pada konferensi diler mobil di Las Vegas belum lama ini.

Krafcik mengatakan Waymo mencatat perjalanan lebih dari delapan juta kilometer (4,9 juta mil) pada rute yang sering dikunjungi pejalan kaki sejak 2009 tanpa terlibat kecelakaan fatal. Waymo pada awal tahun ini mengumumkan telah memesan "ribuan" minivan dari Fiat Chrysler untuk perluasan layanan swakemudi di beberapa kota di AS.

Waymo menyebutkan tambahan kendaraan dari Chrysler Pacifica yang dikirimkan akhir 2018 akan digunakan untuk memperluas program taksi swakemudi yang diluncurkan di Phoenix, Arizona, tahun ini, demikian menurut siaran AFP, disalin dari Antara.

Anak perusahaan Google yang mengembangkan mobil swakemudi, Waymo, memastikan teknologi yang mereka miliki tidak akan menyebabkan kecelakaan fatal seperti insiden Uber.

BERITA TERKAIT

Apa Saja Deretan Mobil Terbaru yang Bakal Mejeng di IIMS 2018?

Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 akan menjadi panggung bagi para agen pemegang merek (APM) untuk memperkenalkan produk terbarunya ke…

VW Akan Produksi Mobil Sport Pertama di Brasil

Volkswagen (VW) berencana memproduksi kendaraan sport (SUV) pertamanya di Brasil guna menyambut pulihnya pasar otomotif di Amerika Selatan, meski pertumbuhan…

Ford Produksi Mobil Listrik di Jerman Setelah Masa Fiesta Habis

Produsen otomotif Amerika Serikat, Ford, baru bisa memproduksi kendaraan listrik di Jerman setelah tahun 2023, saat siklus produk Ford Fiesta…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Apa Saja Deretan Mobil Terbaru yang Bakal Mejeng di IIMS 2018?

Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 akan menjadi panggung bagi para agen pemegang merek (APM) untuk memperkenalkan produk terbarunya ke…

VW Akan Produksi Mobil Sport Pertama di Brasil

Volkswagen (VW) berencana memproduksi kendaraan sport (SUV) pertamanya di Brasil guna menyambut pulihnya pasar otomotif di Amerika Selatan, meski pertumbuhan…

Audi Ingin Gandakan Penjualan di China Dalam 6 Tahun

NERACA Jakarta – Merek premium dari grup Volkswagen, Audi, menyatakan ingin melipatgandakan angka penjualan selama enam tahun mendatang di China…