Banda Aceh Gemilang dalam Bingkai Syariah

Kota Banda Aceh terkenal dengan julukan kota Serambi Mekkah. Tak heran jika syariat Islam berlaku di sana. Namun, hal itu tidak menghalangi Pemerintah Kota Banda Aceh untuk mengembangkan sektor wisatanya.

Upaya pengembangan sektor wisata Banda Aceh dikemas dalam program bertajuk 'Banda Aceh Gemilang Dalam Bingkai Syariah'. Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengatakan bahwa hukum syariat Islam adalah keistimewaan Aceh. Menurutnya, masyarakat dunia sudah paham akan hal tersebut.

"Aceh tidak seseram yang diberitakan. Asal kata Aceh kan Arab, Cina, Eropa, Hindia, jadi kami sudah terbiasa dengan keberagaman sejak lama," ujarnya dikutip dari CNN Indonesia.

Aminullah melanjutkan, saat ini pihaknya ingin fokus menggarap sektor wisata kuliner. Hal ini ia tempuh mengingat julukan Banda Aceh sebagai Kota 1001 Warung Kopi. Tak hanya bagi turis, kopi juga sudah "menghidupi" ribuan masyarakat di sana. "Saya yakin Banda Aceh akan menjadi destinasi wisata yang hebat. Kenapa pariwisata? Karena sektor ini dampak ekonominya besar, baik untuk menyerap tenaga kerja maupun meningkatkan daya beli daerah," kata Aminullah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh, Rizha Idris, menjelaskan secara lebih rinci perihal potensi yang siap dikembangkan oleh ibu kota Provinsi Nangroe Aceh Darussalam itu.

Selain mengangkat unsur kopi, Rizha menjelaskan, Aceh juga berencana mengembangkan sektor wisata olahraga, dengan membangun banyak pusat olahraga.Tak ketinggalan, wisata religi. Bahkan, sebutan Aceh sebagai Kota Zikir juga sudah digadang."Itu (zikir) memang sesuai dengan tradisi masyarakat Banda Aceh yang berlandaskan Islam, nantinya hal itu akan menjadi paket wisata," kata Rizha.

Ikon wisata religi berupa Pantai Ulee Lheue, yang bakal dijadikan pantai syariah mirip di Banyuwangi. Selain itu, bakal dibangun pusat zikir Nurul Arafah di belakang Masjid Raya Baiturrahman.

"Desainnya sudah ada, sekarang masuk ke tahap mencari donatur. Pak Wali Kota sudah melakukan pendekatan dengan Duta Besar Turki, Qatar, dan Arab Saudi untuk mewujudkannya. Karena hal ini kan terkait dengan dana yang tidak sedikit," ucap Rizha.

Saat ditanya soal respon masyarakat terkait program-program di sektor pariwisata, Rizha beranggapan bahwa masyarakat sangat mendukung selama tidak melanggar syariat Islam. Wisata halal menjadi jawabannya.Rizha mengatakan, selama dua tahun terakhir pihaknya sudah melakukan sosialisasi mengenai cara mengembangkan wisata halal kepada seluruh elemen masyarakat. Karena menurutnya, masyarakat merupakan garda terdepan dalam hal pengembangan pariwisata suatu daerah.

Persoalan yang menghalangi

Rizha mengatakan bahwa ada kendala terkait sertifikasi untuk mengembangkan konsep wisata halal di Banda Aceh. Untuk menuntaskan masalah ini, pemerintah Banda Aceh harus mengajak dewan syariah pusat untuk melakukan sertifikasi halal di sejumlah tempat wisata--seperti hotel dan restoran, di Banda Aceh."Berdasarkan laporan dari LPPOM (Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, Kosmetika, dan Makanan) dan MPU (Majelis Permusyawaratan Ulama) Aceh, baru ada 82 pelaku usaha pariwisata yang sudah memiliki sertifikat halal," ujar Rizha.

Sedangkan terkait masalah tahun politik 2018 dan 2019, Rizha tidak mengambil pusing karena menurutnya pariwisata tidak terlalu berpengaruh dengan politik."Pokoknya pariwisata lebih enjoy sajalah," ujar Rizha disertai derai tawa. Ia melanjutkan, "Saya sendiri pun tidak mau terima jika ada agenda-agenda pariwisata yang bersinggungan dengan politik."

BERITA TERKAIT

Roadmap Ekonomi Syariah Rampung Akhir Tahun

      NERACA   Jakarta - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas menargetkan peta jalan (roadmap) ekonomi syariah akan rampung pada…

Saham Pratama Abadi Masuk Efek Syariah

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Keputusan Dewan Komisioner OJK terkait dengan penetapan efek syariah yaitu Keputusan Nomor:…

Madusari Murni Didepak Dari Efek Syariah - Produksi Bahan Alkohol

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membatalkan Keputusan Dewan Komisioner (KDK) Nomor KEP-45/D.04/2018 tentang Penetapan Saham PT Madusari Murni…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Melihat Potensi Indonesia Jadi Tempat Surfing Kelas Dunia

Pesona wisata bahari Indonesia adalah surga buat wisatawan, termasuk juga buat pecinta olahraga selancar alias surfing. Pantai-pantai di Indonesia yang…

Kemegahan Pulau Dewata di Jatiluwih Festival

Kemegahan Pulau Dewata akan kembali ditampilkan dalam Jatiluwih Festival 2018 yang akan digelar di Hatiluwih, Tabanan, Bali, pada 14-15 September…

GenPI Siapkan Promo Wisata Indonesia di Hari Pariwisata Dunia

Generasi Pesona Indonesia (GenPI) STP Bandung akan meluncurkan tiga teaser video pada perayaan Hari Pariwisata Dunia pada 27 September mendatang.…