Harga Bahan Pokok di Lebak Kembali Stabil

Harga Bahan Pokok di Lebak Kembali Stabil

NERACA

Lebak - Harga sembilan bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Lebak, Banten, sejak dua pekan terakhir kembali stabil setelah pemerintah daerah melakukan stabilisasi harga melalui operasi pasar.

"Kami berharap stabilnya harga bahan pokok itu dapat meningkatkan daya beli masyarakat, padahal sebelumnya harga bahan pokok terjadi kenaikan," kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak Saepudin di Lebak, Selasa (13/3).

Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Rangkasbitung, Maja, dan Cipanas harga sembako kembali stabil, seperti gula pasir Rp12.500/kg, telur ayam Rp32.100/Kg, minyak goreng tanpa merk Rp13.750/Kg, daging sapi murni Rp118.000/kg, dan daging kerbau Rp118.000/kg. Selain itu, daging ayam Rp33.000/kg, kedelai Rp10.200/kg, terigu Rp9.600/kg, cabai kriting Rp52.400/kg, dan cabai rawit Rp28.000/kg.

Begitu juga harga beras jenis KW I Rp10.700/kg, beras KW II Rp9.600/kg, dan beras KW III Rp8.630/kg."Kami yakin harga bahan pokok terus menurun karena persedian melimpah," ujar dia.

Selama ini, kata dia, pasokan sembako di Kabupaten Lebak cukup dan mampu memenuhi permintaan pasar. Selain itu, kata dia, pasokan berjalan lancar dan tidak terpengaruh cuaca buruk yang melanda Kabupaten Lebak.

Ia mengatakan sejauh ini, daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah tidak ada masalah. Mereka bisa mencukupi kebutuhan bahan pokok tersebut. Apalagi, saat ini di berbagai daerah sudah memasuki musim panen padi."Kami memprediksikan harga beras dipastikan terus bergerak menurun karena pasokan beras lokal melimpah," ujar dia.

Aminah (45), seorang ibu rumah tangga yang warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mengaku sejak sepekan terakhir kebutuhan bahan pokok terjadi penurunan harga sehingga persediaan cukup untuk konsumsi anggota keluarga."Kami merasa lega harga-harga bahan pokok terjadi penurunan sehingga warga miskin mampu membeli kebutuhan itu," kata Aminah yang bekerja sebagai buruh cuci dengan pendapatan Rp800 ribu per bulan. Ant

BERITA TERKAIT

KABUPATEN SUKABUMI - Harga Telur dan Ayam Potong Semakin Melambung

KABUPATEN SUKABUMI  Harga Telur dan Ayam Potong Semakin Melambung NERACA Sukabumi - Harga telur dan ayam potong di wilayah Kabupaten…

OECD : Ekonomi Negara Berkembang Asia Stabil

    NERACA   Jakarta - Laporan proyeksi Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) terbaru menyatakan perekonomian di…

Disperindag Lebak Bolehkan UMKM Gunakan Elpiji Bersubsidi

Disperindag Lebak Bolehkan UMKM Gunakan Elpiji Bersubsidi NERACA Lebak - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Banten, memperbolehkan pelaku…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Presiden: PDB Koperasi Meningkat Jadi 4,48%

Presiden: PDB Koperasi Meningkat Jadi 4,48% NERACA Tangerang - Presiden Joko Widodo mengaku sangat senang perkembangan koperasi Indonesia sudah mulai…

Resmi Dibuka, Pameran Mega Industri Targetkan 15.000 Pembeli Potensial

Resmi Dibuka, Pameran Mega Industri Targetkan 15.000 Pembeli Potensial NERACA Jakarta - Pameran One Mega Industrial Series 2018 resmi dibuka…

Sebagian Warga di 6 Desa di Halmahera Utara Telah Mencoblos

Sebagian Warga di 6 Desa di Halmahera Utara Telah Mencoblos NERACA Jakarta - Sekretaris Desk Pilkada Kementerian Dalam Negeri, Akmal…