Koperasi Diminta Tingkatkan Pembiayaan ke UMKM

NERACA

Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM berharap koperasi mampu memperluas dan meningkatkan akses pembiayaan pelaku koperasi dan UMKM terhadap lembaga keuangan formal. Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (24/2), mengharapkan peran dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan Unit Simpan Pinjam (USP) Koperasi untuk memberikan pelayanan kepada anggota selaku pelaku usaha dalam rangka memenuhi kebutuhan permodalan.

"KSP/USP merupakan lembaga keuangan alternatif perlu terus ditingkatkan kinerjanya sehingga menjadi sehat, kuat, dan mandiri agar mampu memperluas akses pembiayaan bagi UMKM," katanya. Yuana juga mengatakan KSP/USP yang sehat dan memiliki kinerja yang baik dapat bersinergi dengan berbagai lembaga keuangan lainnya untuk memperluas akses koperasi dan UMKM kepada lembaga keuangan formal.

KSP/USP yang sehat sekaligus diharapkan dapat menjadi penyalur kredit ultra mikro dengan plafon pinjaman antara Rp1 juta sampai dengan Rp10 juta dan kredit usaha rakyat (KUR) dengan bunga 7 persen pertahun. "Pemberdayaan Koperasi dan UMKM memerlukan koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta stakeholder termasuk masyarakat, asosiasi UMKM, akademisi, dunia usaha termasuk perbankan dan lembaga keuangan nonbank," ujar Yuana.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk juga memprioritaskan peningkatan kapasitas KSP/USP Koperasi sebagai lembaga keuangan formal. Dengan begitu KSP/USP menjadi semakin sehat dan mandiri sehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada anggotanya, kata Yuana.

BERITA TERKAIT

Kemenperin Dorong Pembentukan Koperasi di Pondok Pesantren - Wirausaha Baru

Jakarta – Kementerian Perindustrian semakin aktif melaksanakan berbagai program dalam upaya menumbuhkan wirausaha industri baru. Salah satu langkah strategisnya adalah…

IMF: Perang Dagang AS-China Tingkatkan Risiko - PENGUSAHA KHAWATIR PERLAMBATAN EKONOMI

Jakarta-Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund-IMF) mengingatkan, kebijakan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan perang dagang dengan China dapat meningkatkan…

Pemerintah Segera Berlakukan Tarif Pajak 0,5 Persen Untuk UMKM

Penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beromzet di bawah Rp 4,8 miliar…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Perbankan Berlomba Tawarkan Layanan dan Produk Digital

      NERACA   Jakarta - Laporan Maverick Banking Media Performance Report Q1-2018 menyebutkan bahwa industri perbankan semakin beradaptasi…

Dukung Transaksi Non Tunai, Bank DKI Raih Penghargaan

      NERACA   Jakarta - Bank DKI meraih penghargaan The 1st Trendsetter e-Money dan peringkat II E-banking kategori…

Allianz Indonesia Formulasikan Strategi Life Changer

      NERACA   Jakarta - Country Manager dan Presiden Direktur Allianz Life Indonesia Joos Lowerier mengatakan saat ini,…