Ford Mencatatkan Laba Operasi 2011 Sebesar $8.8 Miliar

Ford Motor Company melaporkan laba operasi sebelum pajak sebesar $8.8 miliar, naik $463 juta dari setahun lalu, karena kinerja kuat di Amerika Utara dan Ford Credit mengimbangi tantangan di bagian dunia lain. Hal ini menandai peningkatan laba operasi tahunan Ford dalam tiga tahun berturut-turut.

“Kami mencatatkan hasil yang kuat untuk setahun penuh bersamaan dengan kami terus melayani pelanggan kami di seluruh dunia dengan kendaraan terbaik di kelasnya dan mencatatkan kemajuan dalam mencapai tujuan tengah dasawarsa kami,” ujar Alan Mulally, President dan CEO Ford. “Walaupun ketidakpastian di lingkungan eksternal terus berlanjut, kekuatan operasi kami di Amerika Utara dan Ford Credit memampukan kami untuk terus berinvestasi bagi pertumbuhan masa depan dan mengembangkan produk luar biasa dengan kualitas, penghematan bahan bakar, keamanan, rancangan pintar dan nilai terkemuka di segmennya.”

Pendapatan bersih setahun penuh 2011 mencapai $20.2 miliar, atau $4.94 per saham, naik $13.7 miliar, atau $3.28 per saham, dari setahun lalu. Hasil ini mencakup one-time, non-cash special item sebesar $12.4 miliar yang menguntungkan dari pembebasan hampir semua penyisihan penilaian terhadap penangguhan aktiva pajak bersih Ford.

Laba operasi sebelum pajak di kuartal keempat 2011 mencapai $1.1 miliar, atau 20 sen per saham, turun $189 juta dibandingkan kuartal keempat 2010. Ford sekarang mencatatkan laba operasi sebelum pajak selama 10 kuartal berturut-turut, bersamaan dengan Ford mendapatkan volume dan pendapatan penjualan yang kuat di seluruh lini produk globalnya.

Ford melaporkan pendapatan bersih kuartal keempat sebesar $13.6 miliar, atau $3.40 per saham, naik $13.4 miliar, atau $3.35 per saham, mulai dari kuartal keempat 2010. Hal ini mencakup dampak menguntungkan terkait pembebasan penyisihan penilaian senilai $12.4 miliar. Ford mulai mencatat penyisihan penilaian terhadap penangguhan aktiva pajak bersih di kuartal ketiga 2006, yang mencerminkan kerugian kumulatif besar yang terjadi, sekaligus perkiraan keuangan Ford pada saat itu. Peningkatan kuat yang konsisten dalam hasil usaha Ford dalam beberapa tahun terakhir sekarang mendukung pembebasan hampir semua penyisihan penilaian ini.

Pendapatan bersih kuartal keempat juga terpengaruh special item sebesar $401 juta yang menguntungkan terkait penjualan operasi Ford Rusia kepada usaha patungan Ford Sollers yang baru dibentuk, yang mulai beroperasi pada 1 Oktober 2011.

Sebagai hasil dari kinerja keuangan 2011, Ford akan melakukan pembayaran laba kepada sekitar 41.600 pekerja per jam Amerika Serikat yang berhak mendapatkannya. Sesuai dengan formula dalam kesepakatan penawaran kolektif UAW-Ford, laba sebelum operasi Ford Amerika Utara sebesar $6.2 miliar akan menghasilkan sekitar $6,200 per karyawan yang berhak dengan dasar setahun penuh. Berdasarkan hasil paruh pertama 2011, formula menghasilkan sekitar $3,750 per karyawan, yang telah didistribusikan di bulan Desember 2011. Pada paruh kedua 2011, formula menghasilkan sekitar $2,450 per karyawan, yang rencananya akan didistribusikan di bulan Maret. Pembayaran pembagian laba individual akan lebih tinggi atau lebih rendah berdasarkan jam kompensasi karyawan.

Ford menghasilkan arus kas positif terkait operasi Automotive sebesar $700 juta di kuartal keempat dan $5.6 miliar untuk setahun penuh, naik $1.2 miliar dari setahun penuh 2010. Ford mengakhiri tahun dengan kas kotor Automotive sebesar $22.9 miliar, dibandingkan dengan kas kotor Automotive sebesar $20.8 miliar pada 30 September 2011 dan $20.5 miliar pada 31 Desember 2010. Ford memiliki total utang Automotive sebesar $13.1 miliar pada 31 Desember 2011, dibandingkan dengan total utang Automotive sebesar $12.7 miliar pada 30 September 2011, dan $19.1 miliar pada 31 Desember 2010. Total likuiditas Automotive pada akhir tahun 2011 mencapai $32.4 miliar, termasuk semua fasilitas kredit yang tersedia.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang Ford untuk mengurangi risiko dalam rencana pensiun berdananya di tahun 2012 sekitar $3.5 miliar secara global, termasuk kontribusi bebas sekitar $2 miliar ke rencana Amerika Serikat.

“Tahun 2011 menjadi tonggak dalam upaya memperkuat neraca kami. Kami meningkatkan kas Automotive, mengurangi utang dan meningkatkan likuiditas, membuka jalan bagi kami untuk terus membayarkan dividen kuartalan,” ujar Lewis Booth, Executive Vice President dan Chief Financial Officer Ford. “Kami akan memanfaatkan dasar yang kuat ini di tahun 2012 dan mengambil tindakan jika perlu untuk semakin memperkuat neraca kami.”

Related posts