AXA Mandiri Pasarkan Produk Anyar MEP Syariah - Gandeng Bank Syariah Mandiri

NERACA

Jakarta – Memanfaatkan potensi pasar asuransi syariah, PT AXA Mandiri Financial Service (AXA Mandiri) di awal tahun 2018 sudah melakukan gebrakan dengan meluncurkan produk terbarunya, yaitu Asuransi Mandiri Elite Plan Syariah (MEP Syariah). Produk ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dalam menghadapi risiko ketidakpastian hidup, sekaligus merencanakan masa depan yang lebih baik ini dikelola sesuai dengan syariat Islam, sehingga terbebas dari ketidakpastian (gharar), riba dan barang haram.

Asuransi Mandiri Elite Plan Syariah hadir dengan menyediakan perlindungan menyeluruh melalui perlindungan asuransi jiwa, serta investasi jangka panjang untuk persiapan masa depan yang lebih baik. President Director AXA Mandiri, Jean Philippe Vandenschrick dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengungkapkan bahwa produk Asuransi MEP Syariah ini merupakan salah satu bentuk komitmen AXA Mandiri dalam mewujudkan tujuan perusahaan yaitu empower people to live a better life,”Asuransi MEP Syariah juga dapat membantu masyarakat, khususnya keluarga muslim yang ingin merencanakan hidupnya dengan cara mengelola risiko sesuai dengan prinsip-prinsip syariah,”ujarnya.

Jean menambahkan, hadirnya Asuransi MEP Syariah merupakan bukti komitmen nyata AXA Mandiri untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan terhadap produk dan layanan jasa keuangan syariah di Indonesia. Hingga saat ini penetrasi produk asuransi syariah masih terbatas. Berdasarkan hasil survei nasional literasi dan inklusi keuangan tahun 2016 oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa literasi asuransi syariah baru 2,5%. Artinya, dari 100 orang penduduk, yang sudah mengerti akan asuransi syariah hanya 2-3 orang.

Sementara itu, Director of In Branch Channel AXA Mandiri, Tisye Diah Retnojati menambahkan, produk Asuransi MEP Syariah merupakan produk asuransi unit link yang memiliki beragam fitur manfaat. Produk yang bisa dimiliki oleh peserta mulai dari usia 15 hari hingga 70 tahun (usia masuk peserta) dengan minimum total kontribusi sebesar Rp 25 juta per tahun ini menyediakan manfaat santunan asuransi dasar hingga 50 kali dari total kontribusi yang telah dibayarkan, jika peserta meninggal dunia.

Selain itu, santunan asuransi tambahan juga akan diberikan apabila peserta meninggal dunia karena kecelakaan pada saat melakukan ibadah haji atau umrah. Lebih lanjut Tisye menjelaskan, salah satu keunggulan Asuransi MEP Syariah adalah fitur loyalty bonus, yaitu berupa tambahan unit investasi sebesar 10% dari total kontribusi tahun pertama yang diberikan kepada peserta di tahun ke-5 dan ke-6 sejak tanggal berlakunya polis dan sebesar 15% pada tahun polis ke-7 hingga ke-8.

Disampaikannya, tambahan unit ini diberikan kepada peserta selama polis masih aktif dan sesuai dengan ketentuan polis. Selain itu, pada sisi investasi, peserta juga dapat mengalihkan jenis investasinya tanpa dikenakan ujrah pengalihan dana investasi. Selain itu, untuk melengkapi manfaat perlindungan jiwa dan investasi jangka pangjang, Asuransi MEP Syariah juga menyediakan berbagai manafaat asuransi tambahan, di antaranya perlindungan kecelakaan, kesehatan serta prima sejahtera plus syariah yaitu santunan asuransi jika peserta didiagnosa salah satu dari 33 penyakit kritis mengacu pada ketentuan polis yang berlaku.

Dalam hal pemasaran, Asuransi MEP Syariah bisa didapatkan melalui cabang Bank Syariah Mandiri (BSM) di seluruh Indonesia. Produk ini melengkapi daftar solusi perlindungan berbasis syariah AXA Mandiri lainnya, seperti Asuransi Mandiri Rencana Sejahtera Syariah Plus, Asuransi Mandiri Sejahtera Cerdas Syariah, Asuransi Mandiri Proteksi Kesehatan Syariah, dan lain-lain yang telah terlebih dahulu dapat dinikmati oleh masyarakat.

BERITA TERKAIT

Produk Warga Binaan Bakal Dipamerkan Dalam Ajang TEI

NERACA Jakarta – Kementerian Perdagangan akan memfasilitasi produk-produk buatan warga binaan pemasyarakatan dengan kualitas ekspor untuk dipamerkan pada pameran dagang…

Produk Sekuritisasi KPR Perlu Distandarisasi

    NERACA   Jakarta - Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata menilai produk investasi dari sekuritisasi Kredit…

Bank Mayapada Raup Dana Rp 1,331 Triliun - Pemegang Saham Serap Rights Issue

NERACA Jakarta –Aksi korporasi PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) menggelar rights issue dalam penawaran umum terbatas (PUT) XI, sudah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Intiland Bukukan Pendapatan Usaha Rp 1,8 Triliun

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Intiland Development Tbk (DILD) berhasil membukukan pendapatan usaha di semester pertama 2018 sebesar Rp1,8…

Adi Sarana Armada Beli 2.900 Armada Baru

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) terus melakukan peremajaan armada. Dimana…

Pabrik Baru di Sumatera Selatan - Arwana Komersialkan Paruh Kedua di 2019

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan kapasitas produksi, PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) mulai menggelontorkan investasi untuk pembangunan pabrik baru perseroan…