PSSI: Menpora dan Enerji Bangsa

Inilah hari-hari berat yang harus (kembali) kita rasakan. Geger PSSI telah mengisi ruang publik secara amat massif dengan headline di koran-koran, celotoh interaktif di banyak stasiun televisi, dan bahkan masuk ke ruang-ruang publik yang bahkan tidak terbayangkan. Ada demo di banyak tempat di seluruh Indonesia.

Ribuan pendemo dikerahkan ke kantor PSSI di GBK (menyegelnya serta menyerahkan kuncinya kepada asisten Menpora), sementara banyak stasiun dan Koran/tabloid “menyerahkan” prime time dan prime page nya hanya untuk meliput masalah ini, lengkap dengan komentar-komentar yang kadang sudah kelewat batas dan sangat seronok. Ini belum termasuk liputan dan cacian di dalam dunia maya yang juga tidak kalah serunya.

Apa yang telah terjadi pada bangsa ini ? Rangkaian keprihatinan sewajarnya harus menjadi renungan kita bersama karena – ibarat sedang makan atau minum – semuanya terasa telah terlalu mengenyangkan dan (barangkali) siap dimuntahkan.

PSSI hanya adalah sebuah induk olahraga, sama seperti PBSI/Bulutangkis, PBVSI/bola volley, PTMSI/Tenis Meja, PERBASI/Basket, dan lain sebagainya. Kalau bicara prestasi, rasanya hampir semua induk-induk organisasi olahraga ini juga sedang “miskin prestasi” meski dipimpin oleh tokoh-tokoh nasional yang beken mulai dari sekedar seorang pengusaha terkemuka, tokoh masyarakat seperti pak Anggito, hingga Jenderal Djoko.

Pak Andi (Menpora) seyogyanya – kata orang Minang – bisa menjadi si tawa si dingin. Biarkan saja PSSI dengan independensinya dan menyerahkan pembenahannnya ke tangan KONI atau KOI sebagai induk dari PSSI dan asosiasi olahraga lainnya

John M. Arsyad,Jakarta

BERITA TERKAIT

Hadir Dalam Tiga Tipe, All New Camry Lebih Mewah dan Agresif

PT Toyota Astra Motor (TAM) membuka tahun 2019 dengan menghadirkan All New Camry yang diklaim memiliki tampilan lebih mewah dan…

Kembangkan Inftastruktur dan SDM - Rifan Financindo Bidik Transaksi 1,5 Juta Lot

NERACA Jakarta – Sukses mencatatkan performance kinerja yang positif di tahun 2018 kemarin, menjadi alasan bagi PT Rifan Financindo Berjangka…

Relasi Pasar Domestik dan Pasar Internasional

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Ekonomi dan Industri   Fenomena globalisasi dan liberalisasi yang ditopang oleh sistem ekonomi digital yang marak…

BERITA LAINNYA DI OPINI

Perbedaan Sebagai Kunci Toleransi Indonesia

Oleh : Grace Septiana, Mahasiswa FISIP Universitas Dharma Agung               Belakangan, spanduk penolakan gereja di Jagakarsa, Jakarta Selatan viral…

Komitmen RI-AS Tingkatkan Nilai Perdagangan

Oleh: Muhammad Razi Rahman Perang dagang bukanlah salah satu istilah yang disenangi oleh Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita karena mengatasi…

Menanti Skema Bijak bagi Pajak E-Commerce

Oleh: Pril Huseno Pemerintah berencana akan menerapkan pengenaan pajak 0,5 persen bagi bisnis e-commerce efektif 01 April 2019 mendatang. Potensi…