Berbagai Kecelakaan Akibat Kereta Peluru

Perusahaan pembuat kereta peluru China menarik kembali sebanyak 54 unit kereta karena terdapat masalah, menyusul kecelakaan Juli lalu yang menewaskan 40 orang.

“Penarikan kembali dilakukan untuk kereta peluru model CRH380BL yang digunakan pada jalur antara Beijing-Shanghai,” ungkap perusahaan BUMN China North Locomotive and Rolling Stock Ltd (CNR).

Tidak ada indikasi bahwa penarikan itu terkait dengan kecelakaan 23 Juli di selatan China, lapor laman Associated Press.

Para ahli akan memeriksa beberapa sensor yang mungkin rusak atau terlalu sensitif dan menyebabkan kereta api terkadang berhenti, ungkap juru bicara CNR, Xiaofeng Tan. Dia menyatakan, hal itu mungkin terjadi jika pintu terbuka sedikit atau penumpang melanggar aturan dengan merokok di kamar kecil.

CNR mengumumkan penghentian sementara produksi kereta CRH380BL minggu ini.

Xinhua News Agency melaporkan, minggu ini kereta peluru telah berhenti secara “tidak normal” sebanyak tiga kali karena kerusakan sensor. Sementara surat kabar Shanghai Daily mengungkapkan, terjadi lebih dari 40 kerusakan sejak akhir Juli tapi tidak menjelaskan berapa banyak yang melibatkan kereta api buatan CNR.

Program kereta peluru menuai kritikan keras dari warga China karena dinilai terlalu cepat sehingga berbahaya dan terlalu mahal untuk sebuah masyarakat di mana mayoritas warga miskin membutuhkan transportasi yang lebih murah, bukan rekor kecepatan.

China memiliki 13 kereta peluru yang telah dioperasikan di negara itu, sedangkan sebanyak 26 lainnya sedang dibangun dan 23 lagi baru direncanakan.

Sebelumnya China telah melakukan uji kereta supercepat atau kereta peluru baru yang akan menghubungkan Ibukota Beijing dengan kota besar lainnya, Shanghai.

Meski menghebohkan warga Negeri Tirai Bambu karena dianggap mahal. Kereta uji coba akan membawa pejabat-pejabat kementerian serta manager perusahaan pengembangnya saat pertama kali uji coba.

Wartawan juga akan disertakan dalam perjalanan selama lima jam tersebut. Durasi perjalanan merupakan setengah dari perjalanan dengan kereta biasa sebagaimana yang dilakukan selama ini.

Kereta yang menghubungkan ibukota dengan distrik bisnis utama di negara tersebut, akan berjalan dengan kecepatan hingga 330 km per jam. Pemerintah sudah mengurangi kecepatannya dan harga tiket setelah banyak protes bahwa kereta itu terlalu mahal dan terlalu cepat.||

Di Barcelona

Sebuah rangkaian kereta api super cepat meluncur di sebuah stasiun kereta api di Spanyol dan menabrak sekelompok orang yang tengah menyebrang rel. Sedikitnya 12 orang tewas dan belasan lainnya terluka.

Menurut para pejabat perlindungan sipil, kereta peluru tengah dalam perjalanan menuju stasiun Castelldefels Playa, dekat Barcelona, Spanyol, saat insiden terjadi, Rabu (23/6) malam waktu setempat (dinihari tadi WIB).

Media-media Spanyol menulis diantara mereka yang tewas dan terluka adalah mayoritas anak muda yang baru tiba dengan kereta api lain. Mereka diyakini hendak menuju ke pantai buat tetirah menyambut festival musim panas.

Menurut Kementrian Dalam Negeri Catalonia, kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.30 (21.30 GMT). Sedikitnya 13 orang lainnya terluka. Disebutkan bahwa jalur rel itu sebenarnya telah ditutup. Tim polisi, medis dan pemadam kebakaran dan palang merah langsung sibuk mengevakuasi para korban.

BERITA TERKAIT

Kasus Korupsi Akibat Mahalnya Biaya Kampanye

Kasus Korupsi Akibat Mahalnya Biaya Kampanye NERACA Malang - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Malang Corruption Watch (MCW) menyatakan bahwa tingginya…

Ramaikan Suasana, HUT Kota Tabanan Pamerkan Berbagai UMKM Khas Tabanan dan Bagikan 2000 Gelas Kopi Gratis

Ramaikan Suasana, HUT Kota Tabanan Pamerkan Berbagai UMKM Khas Tabanan dan Bagikan 2000 Gelas Kopi Gratis NERACA Tabanan, Bali -…

Kuningan Pangkas Belanja SKPD Hingga 50 % - Akibat TPP dan Utang Kepada BPJS

Kuningan Pangkas Belanja SKPD Hingga 50 % Akibat TPP dan Utang Kepada BPJS NERACA Kuningan – Banyak pihak yang mengatakan…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Industri Sawit Bertahan

Industri kelapa sawit di Indonesia sudah sejak lama menarik reaksi negatif di dalam negeri karena dianggap merusak lingkungan. Hilangnya habitat…

Tak Kenal Lelah Melawan Kampanye Hitam

Entah sampai kapan kampanye hitam yang dilontarkan sejumlah negara barat terhadap minyak kelapa sawit mentah (CPO) Indonesia dilontarkan akan berakhir,…

Mencari Pasar Ekspor Baru Produk Sawit

Sepanjang Oktober 2018, volume ekspor minyak sawit Indonesia menunjukkan peningkatan yang menggembirakan, antara lain melalui lonjakan permintaan dari China. Ekspor…