Volvo Group Berencana Rilis Truk Baru Awal Tahun

Volvo Group Indonesia yang menaungi Volvo Truck dan UD Truck bersiap menatap tahun 2018 dengan memperkenalkan produk baru di segmen truk ringan atau Light Duty Trucks. Presiden Direktur Volvo Indonesia Valery Muyard menjelaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar terpenting bagi Volvo Group secara internasional karena potensi pertumbuhan ekonomi dan sektor infrastruktur yang mendorong penjualan kendaraan komersial.

Untuk itu, Volvo Group melalui UD Truck akan meluncurkan Light Duty Trucks dengan merek Kuzer pada tahun 2018 dan akan diproduksi di Indonesia. Truk Kuzer telah diperkenalkan pada Agustus 2017 di ajang GIIAS.

Hadirnya truk Kuzer akan memperkuat posisi UD Trucks di pasar kendaraan komersial di Indonesia, sekaligus melengkapi beberapa lini unggulan Volvo Group pada tahun ini antara lain truk FH16 610Hp dengan Ultra Low Crawler Gear yang mampu memuat trailer ganda serta UD Trucks Quester.

Valery Muyard menjelaskan pihaknya akan memberikan kemudahan bagi konsumen kendaraan niaga dengan menyediakan produk baru dengan teknologi terkini hingga kemudahan dalam perawatan kendaraan.

"Kami mengambil pendekatan solusi total untuk bisnis transportasi. Bagi kami, ini solusi satu atap yang kami sediakan, mulai dari teknologi di truk itu sendiri, pelayanan terhadap pelanggan, dan perawatan truk, tercermin dalam penawaran layanan yang memenuhi kebutuhan mereka, seperti uptime, produktivitas, efisiensi dan keamanan," kata Valery Muyard dalam keterangan tertulisnya, disalin dari Antara. "Inilah esensi dari total solusi transportasi yang ditawarkan Volvo Group kepada pelanggannya di Indonesia," tutur Valery.

Volvo Group telah memilki jaringan di seluruh Indonesia termasuk Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Nusa Tenggara, dengan dibukanya pabrik perakitan untuk merk UD Trucks bulan Oktober 2016, dengan harapan bisa meningkatkan penjualan di Indonesia.

Valery menjelaskan secara umum bahwa Volvo Group menutup tahun 2017 dengan baik di Indonesia. Kendati ada tantangan di sektor pertambangan, namun Volvo Group tetap menjadi pemain kuat di pasar truk heavy duty karena bisnis tersebut dinilai sangat dinamis dan berkembang, diiringi dengan prospek positif industri pertambangan saat ini.

Volvo Group di Indonesia menilai penjualan mereka pada tahun 2017 untuk merk dagang Volvo Trucks dan UD Trucks telah mencapai target. "Pentingnya para pelanggan di mata kami, merupakan komitmen total yang tidak bisa di kompromi oleh kami di Volvo Group," pungkas Valery Muyard.

BERITA TERKAIT

Tahun 2018, Simalakama Pajak di Tahun Pilkada

Oleh: Anang Purnadi, Staf Direktorat Jenderal Pajak *) Selamat datang 2018, tahun baru, tahun politik. Sebanyak 171 daerah akan melaksanakan pemilihan…

Menjaga Persatuan di Tahun Politik

  Oleh : Sulaiman Rahmat, Peneliti di Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia (LSISI)   Dalam menyambut awal tahun baru banyak…

Dua Perusahaan Tertarik Rilis Green Bond

NERACA Jakarta – Sejak dirilisnya aturan soal penerbitan efek bersifat utang berwawasan lingkungan atau lebih dikenal green bond pada akhir…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Begini Alasan Harga All New Rush Tidak Dinaikkan

Toyota Astra Motor (TAM) resmi mengumumkan harga produk medium sport utility vehicle (SUV) terbaru All New Rush yang tidak naik…

Hyundai Bidik 4,68 Juta Kendaraan Terjual Pada 2018

Hyundai Motor menargetkan penjualan sebanyak 4,68 juta unit kendaraan secara global pada 2018, menurut produsen mobil asal Korea Selatan. Target…

Pesawat Bertenaga Listrik Australia Mulai Lepas Landas

Pesawat bertenaga listrik pertama Australia telah berhasil menyelesaikan penerbangan perdananya di Perth, setelah lepas landas dari Bandara Jandakot dan melakukan…