Soal E-Money, Bank Mandiri Kerjasama dengan 12 Bank

NERACA

Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) telah menjalin kesepakatan strategis dalam bidang uang elektronik bersama 12 Bank baik Bank milik pemerintah maupun Bank milik Swasta Nasional. Direktur Distributions Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan, melalui kerja sama ini diharapkan bank mitra akan mendapatkan kemudahan dalam menawarkan uang elektronik kepada nasabahnya, di antaranya pemanfaatan seluruh channel transaksi maupun top up yang dimiliki oleh Bank Mandiri.

“Sinergi dengan 12 bank nasional ini diharapkan mampu mengakselerasi gerakan nasional non tunai sehingga masyarakat semakin sering dan terbiasa bertransaksi non-tunai. Mandiri juga aktif menggandeng lembaga negara dan sinergi BUMN untukpengembangan dan perluasan pasare-money,” kata Hery di Plaza Mandiri Jakarta, Rabu (13/12).

Hery menambahkan, keuntungan bagi Bank Mandiri sendiri, kerjasama ini diharapkan dapat membantu memperluas penetrasi pasar serta meningkatkan transaksi uang elektronik. Sementara itu, Direktur Konsumer Banking DBS Indonesia Lani Darmawan yang mewakili keduabelas mitra kerjasama bank menyambut baik kerjasama ini. Dirinya berharap, kedepan kolaborasi maupun sinergitas antar bank ini dapat terus berlanjut.

“Bukan hanya soal kompetisi, kerjasama ini membuktikan kompetisi dan kooperasi bisa disatukan. Kami berharap semua bank punya fasilitas ini dan masyarakat dapat menikmati layanan ini,” tambah Lani. Sebagai informasi, keduabelas bank yang bekerjasama ialahBank CIMB Niaga, Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (BJB), Bank Panin, Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), Bank Permata, Bank Danamon, Bank Mayapada, Bank DBS Indonesia, Bank KEB Hana Indonesia, Bank OCBC NISP dan Bank Agris.

Saat ini, kartu prabayar berlogo e-money telah dapat digunakan untuk bertransaksi pada sektor transportasi (tol, parkir, kereta, dan Transjakarta), merchant retail, merchant kuliner, dan merchant lainnya dengan jumlah outlet sebanyak lebih dari 62 ribu unit.Selain itu, top up e-money dapat dilakukan di lebih dari 60 ribu lokasi top up yang tersebar di seluruh Indonesia.

Head of Consumer Banking Group Bank DBS Indonesia Wawan Salum mengatakan, kerjasama co-branding antara Bank DBS Indonesia dan Bank Mandiri merupakan langkah strategis, mengingat ke depannya masyarakat Indonesia akan menjadi cashless society. “Dari sisi bisnis pun, kami ingin memberikan kemudahan kepada nasabah Bank DBS untuk mengisi ulang e-Money nya secara cepat, yang dimungkinkan dengan adanya kerjasama ini, nantinya pengisian ulang akan dapat dilakukan melalui aplikasi digibank,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wawan Salum menambahkan bahwa dengan adanya kerjasama ini, akan mendukung pertumbuhan konsumen digibank, yang ditargetkan akan berkembang sampai 3.5 juta nasabah 5 (lima) tahun ke depan. Setelah meluncurkan digibank pada Agustus lalu, Bank DBS Indonesia senantiasa melakukan inovasi, baik dari sisi produk maupun layanan digibank. Berbagai kemudahan yang telah didapat oleh nasabah digibank dengan deretan fitur inovatif seperti layanan virtual asistant berteknologi artificial intelligence dan fitur lainnya, kini saatnya nasabah digibank menikmati kemudahan fitur digibank dalam menggunakan uang elektronik.

Melalui kerjasama ini, nasabah digibank dapat melakukan top up eToll/ eMoney melalui aplikasi digibank secara langsung. Fitur ini diperuntukkan untuk menambah kemudahan nasabah digibank. Bagi nasabah digibank pengguna Android, dapat melakukan top up e-money secara langsung dari Android NFC. Sementara itu, untuk pengguna iPhone, bisa melakukan top up e-money di digibank lalu ke ATM Mandiri untuk melakukan update balance.

BERITA TERKAIT

BTN Jalin Kerjasama dengan KOI - Program Satu Juta Rumah

      NERACA   Jakarta - Sejalan dengan komitmen menyukseskan Program Satu Juta Rumah dan mendukung kesejahteraan para atlet…

LPDB KUMKM Ajak Universitas Jember Kerjasama Kembangkan Bisnis Startup

LPDB KUMKM Ajak Universitas Jember Kerjasama Kembangkan Bisnis Startup NERACA Jember - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM mengajak Universitas…

13 Tol dengan Panjang 468 Kilometer Segera Beroperasi

      NERACA   Jakarta - Sebanyak 13 ruas jalan tol baru dengan total panjang mencapai 468,1 kilometer ditargetkan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

OJK Pantau Kesepakatan Jiwasraya dengan Pemegang Polis

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memantau kesepakatan yang telah dicapai antara PT. Jiwasraya…

Peran Penting Perbankan dalam Pertumbuhan Ekonomi Daerah

    NERACA   Gorontalo - Bupati Bone Bolango, Hamim Pou mengatakan kehadiran perbankan berperan penting mendorong pertumbuhan ekonomi di…

Era Digital, Buka Rekening Tak Lagi Punya Buku

      NERACA   Jakarta - Pertumbuhan teknologi dan perkembangan digital yang pesat membawa perubahan dalam berbagai sektor, termasuk…