Mega Manunggal Targetkan Laba Rp 200 Miliar - Proyeksi Kinerja 2018

NERACA

Jakarta - PT Mega Manunggal Properti Tbk (MMLP)akanmembangun dua sampai tiga gudang di tahun depan. Dengan begitu perusahaan ini optimistis bisa mencetak peningkatankinerja di tahun depan. Pasalnya, komitmen sewa dari tiga gudang tersebut sudah mencapai 75% dan ditargetkan awal tahun depan sudah akan mencapai 100%.

MMLP menargetkan laba sebelum pajak (EBITDA) tahun 2018 akan mencapai Rp 200 miliar atau meningkat 53,8% dari target EBITDA tahun 2017 sebesar Rp 130 miliar. Margin EBITDA ditargetkan bisa mencapai 70%. "Kalau pertumbuhan pendapatan sejalan dengan target EBITDA tersebut,"ujar Timothy Eugene Alamsyah, Direktur MMLP di Jakarta, Selasa (12/12).

Saat ini, MMLP telah mengoperasikan lima gudang dengan luas NLA 195.000 m2. Selain gudang yang di sewa Lazada, perusahaan ini memilikigudang yang sudah lama beroperasi yaitu Unilever Mega DC Bekasi, Li& Fung, Selayar Bekasi, dan Intirub Business Park Iⅈ di Halim. Dengan beroperasinya tiga gudang di Cibatu, Cileungsi dan Cibitung hingga kuartal I 2018, maka total luas NLA gudang MMLP mencapai 300.000 m2.

Sementara pembanguan rencana dua atau tiga gudang baru lagi tahun depan ditargetkan baru akan beroperasi pada tahun 2019. "Karena untuk bangun satu gudang butuh waktu sekitar 18 bulan," kata Timothy. Hingga kuartal III-2017, MMLP telah membukukan pendapatan Rp 152,5 miliar, naik dari Rp 130 miliar pada periode yang sama di 2016. Laba sebelum pajak penghasilan Rp 81,9 miliardari Rp 64,9 miliar. Laba bersih atau laba tahun berjalan yang dapat diatribuskan ke entitas induk sebesar Rp 81,9 miliar dari sebelumnya di kuartal III-2016 sebesar Rp 64,9 miliar.

BERITA TERKAIT

Patok Harga IPO Rp 103 Per Saham - Nusantara Properti Raup Dana Rp 200 Miliar

NERACA Jakarta – Menyusul emiten yang sudah tercatat di pasar modal awal tahun ini, bakal di ikuti PT Nusantara Properti…

KONDISI 2018 LEBIH BURUK DIBANDINGKAN SURPLUS 2017 - BPS: Neraca Perdagangan Indonesia Defisit US$8,57 Miliar

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan neraca perdagangan Indonesia (NPI) mengalami defisit hingga US$8,57 miliar sepanjang Januari-Desember 2018. Angka defisit ini…

Realisasi KUR 2018 Capai Rp120 Triliun

      NERACA   Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang 2018…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penetrasi Pasar di Luar Jawa - Mega Perintis Siapkan Capex Rp 30 Miliar

NERACA Jakarta – Rencanakan membuka 20 gerai baru tahun ini guna memenuhi target penjualan sebesar 14%-15% menjadi Rp 509 miliar,…

Lagi, Aperni Jual Kapal Tidak Produkif

Dinilai sudah tidak lagi produktif, PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) resmi mendivestasi aset perusahaan berupa kapal, yaitu kapal…

Rig Tender dan Petrus Sepakat Berdamai

Perkara hukum antara PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) dengan PT Petrus Indonesia akhirnya menemui kata sepakat untuk berdamai. Dimana…