Pefindo Tawarkan Kredit Mudah dan Cepat

Proses analisa aplikasi kredit baru maupun pemantauan kredit debitor eksisting kini semakin cepat, efisien dan mudah. Cukup dengan dengan menjadi anggota biro kredit swasta seperti Pefindo Biro Kredit, lembaga keuangan seperti bank, multifinance dan lembaga keuangan lainnya sudah dapat mengetahui karakter pemohon kredit melalui laporan perkreditan yang disajikan.

Yohanes Arts Abimanyu, Direktur Utama Pefindo Biro Kredit dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (23/10) mengatakan, laporan yang dihasilkan oleh Pefindo Biro Kredit terbilang lebih lengkap dan mudah dianalisis karena disajikan dengan skor, tingkat risiko dan kemungkinan gagal bayar. Selain itu, layanan juga dapat diakses oleh lembaga keuangan melalui beberapa jenis platform yang bisa dipilih, setelah memenuhi semua persayaratan dan keanggotaan telah diaktifkan.

Kemudian berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) menyetujui perubahan susunan anggota direksi perseroan dengan mengangkat Mohammad Mukhlis sebagai Direktur dan mengukuhkan Yohanes Arts Abimanyu sebagai direktur utama. Terkait perubahan susunan direksi tersebut, Yohanes menyampaikan bahwa pemegang saham ingin memperkuat manajemen perusahaan sejalan dengan strategi pengembangan usaha kedepan yang berbasis layanan data dan teknologi.

Saat ini, tidak kurang dari 70 lembaga keuangan telah bergabung dengan Pefindo Biro Kredit guna memanfaatkan akses layanan informasi perkreditan yang disediakan.”Kedepannya, layanan kami akan menjadi end to end solution yang dapat dimanfaatkan lembaga keuangan dalam setiap tahap siklus kredit (loan cycle) secara terintegrasi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas kredit, menurunkan NPL serta meningkatkan efisiensi biaya akuisisi. Kami juga berkomitmen mendukung perluasan akses pembiayaan inklusif kepada berbagai jenis usaha termasuk sektor UMKM yang selama ini masih unbankable guna mendukung pertumbuhan dan ekspansi bisnis mereka ke depan”ungkap Yohanes.

BERITA TERKAIT

Lihat Jeroan dan Kecanggihan Advan iTAB - Tablet Harga 1,5 Juta

Advan yang saat ini menguasai pasar tablet di Indonesia, merilis tablet terbarunya bernama iTAB. Perangkat ini diklaim memiliki keunggulan layar…

Intip Dan Kenali Peluang Usaha Minuman Es Cream Nitrogen

Bisnis dengan konsep dapur terbuka (open kitchen) sebagai trend satu tahun lebih akhir-akhir ini juga merambah gerai es cream. Dengan…

Pemerintah Dituding Tidak Miliki Data - Produksi dan Konsumsi Beras Nasional:

Harga beras terus meroket di pasaran. Badan Pusat Statisk (BPS) mencatat sampai dengan minggu ke-2 Januari ini, kenaikan harga beras…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dongkrak Kapitalisasi Pasar - BEI Kejar 22 Perusahaan Kakap Untuk IPO

NERACA Bandung – Masih kecilnya nilai kapitalisasi pasar IPO di tahun 2017 kemarin, memacu PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk…

Gandeng Perusahaan Cina - ELTY Garap Proyek di Jakarta dan Surabaya

NERACA Jakarta - Memanfaatkan geliat pembangunan infrastruktur yang tengah dilakukan pemerintah, PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) juga ikut ambil bagian…

Ramaikan Pasar Reksadana di 2018 - Minna Padi AM Rilis Pringgondani Saham

NERACA Jakarta -  Selain ramai soal aksi korporasi berupa penerbitan saham baru atau rights issue yang bakal dilakukan PT Minna…