Bank Kalsel Targetkan 60% Kredit ke Sektor Produktif

NERACA

Jakarta - Bank Kalsel Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan pada 2018 minimal 60 persen penyaluran kredit bank daerah tersebut bakal difokuskan untuk usaha produktif. Direksi Bank Kalsel IGK Prasetya, mengatakan, saat ini modal Bank Kalsel mencapai Rp14,2 triliun. "Karena perubahan kebijakan kami tidak hanya melayani penyaluran kredit konsumtif tetapi juga melayani usaha produktif, pada 2018 penyaluran kredit usaha produktif ditingkatkan menjadi 60 persen," katanya, seperti dikutip Antara, kemarin.

Pemimpin Cabang Bank Kalsel Kandangan Andhy Andriyawan, mengatakan, posisi Bank Kalsel adalah sebagai mediator dana dari daerah, antara lain dimanfaatkan untuk bidang jasa usaha konstruksi. "Salah satu komitmen dari Bank Kalsel untuk daerah adalah, membantu secara finansial atau keuangan, untuk kontrak usaha yang akan dilaksanakan," katanya.

Kehadiran tim direksi ke Kandangan dalam rangka mengiktui "Eksekutif Gathering 20017", yang dilaksanakan Bank Kalsel Cabang Kandangan bersama para mitra usaha jasa konstruksi, baik skala kecil dan besar. Sebelumnya, Bupati HSS Achmad Fikry mengatakan, sangat mendukung kegiatan yang digelar Bank Kalsel beserta mitra usahanya, karena makin maju dan besarnya Bank kalsel maka daerah akan mendapatkan juga manfaatnya.

Menurut dia, pembangunan di daerah, selama ini tidak terlepas dari peran para pengusaha, kedepannya ia mengharapkan agar peran tersebut tidak sebatas pekerjaan tapi bersinergi dengan para ulama dan umara. "Terlaksananya pembangunan didukung tiga pilar, yakni ulama, umara dan para pengusaha, dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraaan masyarakat," katanya.

Dijelaskan dia, saat ini Pemkab HSS gencar memberikan program bantuan sosial baik bersumber dari dana pusat, provinsi ataupun daerah, tapi ke depannya diharapkan warga yang kurang beruntung tersebut dapat meningkatkan harkat dan martabatnya, sehingga tidak tergantung pada bantuan. Ia mengajak, para pengusaha untuk juga memanfaatkan produk-produk Bank Kalsel, untuk keberlangsungan usahanya, karena sudah tersedia beragam layanan dan kemudahan yang diberikan, disamping Bank Kalsel adalah Banknya milik daerah juga.

Turut berhadir dalam kegiatan ini, Ketua DPRD HSS Syamsuri Arsyad, karyawan dan karyawati Bank Kalsel, kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) HSS, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Kandanga, perwakilan Jasa Raharja dan para pengusaha se Kabupaten HSS.

BERITA TERKAIT

OCBC NISP Yakin Pertumbuhan Kredit Dua Digit

  NERACA   Jakarta - PT OCBC NISP Tbk meyakini penyaluran kredit akan membaik pada triwulan IV/2017 sehingga mampu mencapai…

Menperin Pacu Kolaborasi Pengembangan Sektor Industri - Jelang 60 Tahun RI-Jepang

NERACA Jakarta – Hampir enam dekade, Indonesia dan Jepang menjadi mitra strategis dalam upaya pembangunan ekonomi kedua negara. Oleh karena…

Permintaan Kredit di 13 Sektor Meningkat

  NERACA   Jakarta - Bank Indonesia melalui surveinya mencatat permintaan kredit pada 13 sektor ekonomi meningkat sepanjang triwulan III…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Ancaman Serangan Siber ke Industri Keuangan Meningkat

    NERACA   Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso mengingatkan ancaman serangan siber terhadap sistem…

BTN Siapkan 2.000 Unit Apartemen di Kawasan Undip

      NERACA   Semarang - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar kemitraan dengan Ikatan Keluarga Alumni Universitas…

Bank Mandiri Incar Fintech Potensial

      NERACA   Jakarta - Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mengembangan industri kreatif di tanah air untuk menciptakan…