BPD Diminta Tingkatkan Kapasitas

NERACA

Jakarta - Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) menilai peningkatan kapasitas bank pembangunan daerah (BPD) merupakan hal yang penting mengingat potensi BPD yang besar dalam membuka akses keuangan kepada masyarakat. "Keperluan memperbaiki BPD menjadi penting karena mereka berada di garis depan. Perlu dipikirkan terobosan untuk meningkatkan kapasitas BPD," kata Ketua ISEI, Muliaman Hadad, seperti dikutip Selasa (10/10).

Mantan Ketua Dewan Komisioner OJK tersebut mengatakan salah satu langkah yang dapat ditempuh untuk peningkatan kapasitan BPD adalah melalui inisiasi kerja sama dengan bank-bank BUMN. "Bank BUMN memiliki jaringan luas, sehingga kerja sama bisa menjadi opsi. Beberapa kesenjangan, apakah soal SDM, model bisnis yang tidak berkembang, atau produk yang terbatas, bisa diselesaikan dengan kerja sama bank BUMN dan BPD," kata dia.

Muliaman juga menyarankan agar BPD yang sudah dimasuki BUMN dapat "go public" supaya mampu menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate government/GCG). Terkait upaya meningkatkan inklusi keuangan, Muliaman juga menilai BPD belum banyak mempunyai kemampuan teknologi informasi memadai. "Membuka akses layanan di desa terpencil perlu IT, dan menurut saya hal itu juga bisa dikerjasamakan dengan bank BUMN," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Lampung Ridho Ficardo menjelaskan bahwa salah satu masalah utama BPD terletak pada kapasitas sumber daya manusianya. Ia mengatakan pemegang saham BPD terlalu banyak mengintervensi rekruitmen karyawan, sehingga perusahaan diawaki dengan pegawai yang belum tentu kompeten di bidang perbankan dan keuangan.

"Bank daerah ini problemnya juga intervensi kepala daerah yang besar. BPD sering menjadi alat untuk memberikan dukungan yang lain-lain, yang bukan sebuah dukungan profesional," kata dia. Ridho mengakui kinerja Bank Lampung sebagai BPD di daerahnya masih belum bagus, sehingga ia akan berupaya menjalin kerja sama dengan BUMN "Kami ingin bank BUMN dapat menanamkan modal, sehingga bisa terjadi transfer pengetahuan dan SDM. Itu menurut saya penting bagi bank daerah," kata dia.

BERITA TERKAIT

XL Edukasi Pemanfaatan Internet dan Medsos - Tingkatkan Ekonomi Pedesaan di Pandeglang

Komitmen PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dalam membantu pemerintah dalam menyiapkan masyarakat memasuki era ekonomi digital, kembali ditunjukkan lewat…

INKINDO Diminta Utamakan Keselamatan Kerja

NERACA Jakarta – Belajar dari pengalaman, pemerintah provinsi DKI Jakarta mengimbau anggota Ikatan Nasional Konsultan Indonesia atau INKINDO mengutamakan keselamatan…

LPS Minta Bank Edukasi Nasabah - Tingkatkan Kepercayaan Terhadap Bank

      NERACA   Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengimbau perbankan melakukan edukasi kepada nasabah terkait adanya fasilitas…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BRI Targetkan 300.000 Kartu Kredit Baru pada 2018

      NERACA   Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk optimistis akan target menerbitkan 300.000 kartu kredit…

BTN Yakin Target Tercapai - Triwulan I DPK Tumbuh 23,54%

  NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatatkan peningkatan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 23,54%…

CIMB Niaga Dapat Penghargaan Global CSR Award

      NERACA   Lombok - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali meraih penghargaan kategori Excellence in…