Pergerakan IHSG Balik Arah Ke Zona Merah - Minim Sentimen Positif

NERACA

Jakarta – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu sore (27/9) berbalik arah ke zona merah, dimana indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,94 poin atau setara dengan 0,02% ke level 5.863,03. Tren negatif bursa saham Tanah Air saat kebanyakan pasar saham Asia mixed di akhir perdagangan.

Sektor saham dalam negeri sore ini hampir semuanya berada di zona merah dengan pertambangan ambruk hingga 2,21% serta sektor industri dasar yang merosot 0,58%. Sedangkan sektor yang menguat tertinggi yaitu konsumen dengan peningkatan sebesar 1,25%. Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore tercatat sebesar Rp7,15 triliun dengan 9,02 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp305,72 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,96 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,66 triliun. Tercatat sebesar 135 saham menguat, 200 saham melemah dan 134 saham stagnan.

Saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Lippo General Insurance Tbk. (LPGI) naik 2.82% ke level Rp5,100 dan saham PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) bertambah 1.68% menjadi Rp6,050 dan saham PT Sentul City Tbk. (BKSL) bertambah 6,25% ke Rp850. Pelemahan saham-saham yang berada di deretan top losers ikut terjadi seperti, antara lain saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) turun 7,03% atau 3,170. Pelemahan juga terjadi pada PT Tembaga Mulia Semanan Tbk. (TBMS) menyusut.

Sementara pasar saham Asia berakhir mixed setelah para investor hingga sesi perdagangan sore terlihat berhati-hati seiring penguatan dolar Amerika Serikat (USD). Bursa saham China dan Asia mencetak sedikit keuntungan ketika pidato Gubernur The Fed Janet Yellen yang memberikan sinyal kenaikan suku bunga acuan AS masih coba dicerna investor.

Sentimen selanjutnya datang dari kondisi geopolitik Korea Utara makin memanas untuk menahan kebanyakan bursa saham Asia. Indeks Nikkei Jepang meluncur 0,31% atau setara dengan 63,14 poin dan ditutup pada level 20.267,05 meskipun Yen melemah dan mayoritas produsen mobil, keuangan dan perdagangan rumah meningkat. Di seberang selat Korea, indeks Kospi ditutup lebih rendah setelah cenderung mendatar sepanjang hari ini.

Bursa saham Korea Selatan mengakhiri dengan kehilangan 0,07% atau setara dengan 1,75 poin untuk berada lebih rendah di posisi 2.372,57. Meski begitu secara keseluruhan saham teknologi mencetak keuntungan usai jatuh pada sesi terakhir. Tercatat saham Samsung Electronics ditutup naik 0,04% dan SK Hynix mendapatkan tambahan 0,37%.

Di awal perdagangan, IHSG BEI dibuka menguat 4,25 poin atau 0,07% menjadi 5.868,21 poin. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak menguat 0,78 poin (0,09%) menjadi 976,61 poin.”Di tengah ketidakpastian pasar terutama dari global membuat pergerakan IHSG terbatas. Artinya, potensi koreksi bagi IHSG bisa kembali terjadi," kata Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities, Nico Omer Jonckheere.

Dia mengatakan bahwa krisis di semenanjung Korea membuat pergerakan bursa saham bervariasi dengan kecenderungan tertekan. Menteri Luar Negeri Korea Utara mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump telah mendeklarasikan perang. Dirinya mengharapkan bahwa sentimen dari dalam negeri yang cukup positif menyusul pandangan lembaga keuangan internasional terhadap ekonomi Indonesia, Bank Pembangunan Asia (ADB) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,1% pada tahun ini dan 5,3% pada tahun 2018 dapat mengimbangi sentimen eksternal sehingga kinerja IHSG tetap terjaga ke depannya.

BERITA TERKAIT

Antam Optimalkan Operasi Pabrik Chemical - Raih Peringkat B Positif

NERACA Jakarta – Mengantungi peringkat B positif dari S&P Global tahun 2018, mendorong PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam…

Laju IHSG Awal Pekan Terkoreksi 0,65%

Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/7) awal pekan kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah…

Sentimen Bursa Asia Kerek Penguatan IHSG

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 14,51 poin menjadi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Gandeng Binar Academy - Telkomsel Edukasi Digital Anak Muda di Timur

NERACA Jakarta - Dalam rangka pemerataan dan menggejot partisipasi anak muda di kawasan Timur Indonesia dalam kompetisi The NextDev, Telkomsel…

Juli, Fast Food Baru Buka 6 Gerai Baru

Ekspansi bisnis PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dalam membuka gerai baru terus agresif. Tercatat hingga Juli 2018, emiten restoran…