Spesifikasi Mobnas Siap Diadu dengn Mobil Luar

Sabtu, 21/01/2012

Patut diacungi jempol untuk karya anak bangsa, saat ini mobil yang berjenis SUV ( Sport Utility Vehicle) karya anak SMK 2 Surakarta dan SMK warga Solo mampu membuat mobil yang tidak kalah bagus dengan pabrikan mobil mobil mapan lainnya.

Mobil Kiat Esemka Rajawali yang saat ini menjadi kendaraan dinas walikota Solo Joko Widodo atau yang lebih akrab Jokowi, menjadi Mobil Nasional pertama yang dipakai oleh pejabat. Foto foto Mobil Kiat Esemka Rajawali bisa anda lihat di bawah ini. Spesifikasi mobil Kiat Esemka Rajawali yaitu memiliki kapasitas mesin 1500cc, empat silinder dengan sistem injeksi.

Mobil yang berkapasitas 7 penumpang memiliki interior yang sangat lengkap seperti dilengkapi AC, Central lock, audio CD dan parkir sensor. Untuk harga jika diproduksi secara massal sekitar Rp 75 juta sampai 90 jutaan. Berikut spesifikasi, harga serta foto mobil nasional Kiat Esemka Rajawali

Mobil Nasional Esemka Rajawali Spesifikasi dan Harga. Sosok Walikota Solo, Joko Widodo, selalu saja menjadi perhatian publik dan media. Setelah menolak mengganti mobil dinas lamanya dengan sedan Toyota Camry, ia kini mau bersedia menggunakan mobil baru.

Tapi, mobil itu bukanlah berasal dari pabrikan mobil ternama di dunia, seperti Honda, Toyota, atau Nissan. Jokowi, sapaan akrabnya, lebih memilih menggunakan mobil baru, rakitan siswa SMK 2 Surakarta dan SMK Warga Surakarta, yang diberi nama Kiat Esemka.

Lalu bagaimana kehebatan mobil jenis SUV (Sport Utility Vehicle) ini. Dari segi eksterior, mobil ini terlihat garang dan elegan. Itu berkat ada sentuhan model head lamp yang bergaya futusristik. Kesan sporty juga terlihat pada bagian grill dan fog lamp di bagian bumper.

Beralih ke desain interior, mobil yang memiliki kapasitas tujuh penumpang ini, sudah dilengkapi dengan power window, AC dual zone, power steering, central lock, sistem audio dengan CD, serta tak ketinggalan sensor parkir.

Di balik kap mobil, terbenam mesin bensin 1.500 cc, dengan empat silinder plus sistem bahan bakar injeks. Mesin yang diadopsi dari mobil Timor ini, diklaim dapat menyemburkan 105 tenaga kuda pada putaran mesin 5.500 rpm.

"Mobil ini komposisi bahan baku lokalnya mencapai 80 persen. Harganya jika diproduksi masal sekitar Rp95 juta," kata Jokowi.

Bagi Jokowi menggunakan mobil dinas lokal merupakan suatu kebanggaan sebagai warga Indonesia. "Ini menunjukkan bahwa Indonesia bisa memproduksi mobil yang bagus," ungkapnya. Mobil tersebut dibuat oleh siswa SMK bekerjasama dengan bengkel mobil Kiat Motor Klaten.

Mobil "Tawon" buatan Nasional

Tahun 2012 digadang-gadang bakal menjadi momentum kehadiran mobil-mobil buatan lokal di pasar otomotif nasional. Salah satu pemain mobil lokal, PT Super Gasindo Jaya produsen mobil Tawon akan memperkenalkan produk mobil murah seharga Rp 39,99 juta per unit.

CEO PT Super Gasindo Jaya Koentjoro Njoto mengatakan masih merahasiakan ‘tongkrongan’ mobil produksinya. Namun ia memastikan akan meluncurkan pada Januari 2012.

“Bulan Januari 2012 akan saya undang, peluncuran perdana, mobil yang luar biasa murahnya Rp 39,99 juta, dengan kapasitas 650 cc,” kata Koentjoro. Ia menambahkan pihaknya sudah menyiapkan infrastruktur purna jual bagi mobil yang kabarnya mendapat insentif pemerintah ini. Ia optimis mobil Tawon akan diproduksi sebanyak 600 unit per bulan untuk tahap awal.

Sebelumnya, PT Super Gasindo Jaya dikenal sebagai produsen mobil nasional bernama Tawon. Mobil tersebut memiliki mesin 2 silinder, 4 langkah berkapasitas 664 cc yang memiliki perbandingan bore-stroke 76 x 71 mm dan rasio kompresi 9:0:1.

Dengan mesin tersebut, Tawon pun mampu melesat hingga kecepatan puncak 90 km perjam dan mampu menyemburkan kekuatan sampai 20,6 kW pada putaran 5.300 rpm. Kementerian Perindustrian sendiri mendukung pengembangkan kendaraan angkutan umum murah untuk masyarakat pedesaan pada tahun 2012. Rencanananya anggaran yang disiapkan untuk memuluskan program ini sebesar Rp 144 miliar.

Pengembangan mobil murah ini mengedepankan mobil hemat energi dan ramah lingkungan dengan harga yang terjangkau (low cost green car/LCGC). Pemerintah mendukung pengembangan rencana program mobil murah yaitu untuk segmen petani yang dibandrol maksimal Rp 50 juta per unit dan Rp 85 juta per unit untuk segmen umum. Khusus untuk segmen Rp 50 juta pemerintah menyiapkan PT INKA produsen mobil GEA dan PT Super Gasindo Jaya produsen mobil Tawon.