Bantuan untuk Anak dan Keluarga Rohingya Diapresiasi

Bantuan untuk Anak dan Keluarga Rohingya Diapresiasi

NERACA

Jakarta - Pengiriman bantuan untuk korban anak dan keluarga Rohingya dari Indonesia diapresiasi. Hal ini diungkapkan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak, Jasra Putra. Menurutnya bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian bangsa Indonesia terhadap tragedi kemanusian pengungsi Rohingya baik usia anak maupun keluarganya.

"KPAI mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo dan masyarakat Indonesia yang mengirim bantuan tahap pertama untuk pengungsi Rohingya," kata dia, Kamis (14/9).

Bantuan dari masyarakat Indonesia ke Rohingya itu sendiri berupa bantuan tenda, tangki fleksibel, perlengkapan keluarga, sembako, gula, beras dan lainnya."Semoga dengan bantuan tersebut bisa memberikan dampak perbaikan jangka pendek yang dialami oleh anak yang tentu dalam konvensi internasional dilindungi dan ditangani secara baik," lanjut dia.

Dia mengatakan terdapat pekerjaan rumah Indonesia ke depan untuk meminta negara-negara Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN), Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dan aktivis anak dunia untuk terus memberikan perhatian penuh terhadap pengungsi Rohingya dan utamanya anak.

Khusus anak, kata dia harus diberikan perlakuan khusus seperti mendapatkan hak pendidikan, kesehatan dan rasa aman dalam situasi konflik."Karena dalam kondisi anak dalam situasi mengungsi tentu banyak anak terganggu dan tidak terpenuhi hak-haknya jika dibandingkan dengan lingkungan sebelumnya," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani menyatakan masalah kemanusiaan yang menimpa pengungsi Rohingnya di Myanmar menjadi tanggung jawab kita semua. Wujud nyata perhatian pemerintah dan masyarakat Indonesia, adalah dengan melakukan berbagai penggalangan bantuan secara bergotong royong untuk disalurkan kepada pengungsi Rohignya.

Menurut dia, semangat dan sikap gotong royong ini sangat penting karena inilah jati diri bangsa Indonesia."Saya selaku Menko PMK atas nama pemerintah dan pribadi, mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarmya kepada seluruh komponen masyarakat Indonesia atas bantuan yang telah diberikan," kata dia di Jakarta, Rabu (13/9).

Puan juga menegaskan, bantuan kemanusiaan yang dikirim Indonesia ini adalah wujud konsistensi dalam membantu pengungsi Rohingya. Mohar

BERITA TERKAIT

Tiga Rekomendasi Untuk Penataan Ulang Regulasi Indonesia

Oleh: Maria Rosari Para pakar hukum tata negara dalam Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara mencatat setidaknya terdapat lebih dari 62.000…

HOME Siapkan Rp 28 Miliar Untuk Renovasi - Genjot Okupansi

NERACA Jakarta – Guna memuluskan ekspansi bisnisnya di tahun depan, PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) menganggarkan belanja modal sebesar…

Saatnya Reformasi Program Bantuan Sosial - LAPORAN BANK DUNIA TERBARU

Jakarta-Bank Dunia dalam laporan terbarunya mengungkapkan, bahwa reformasi program bantuan sosial yang lebih baik dapat membantu mengurangi kemiskinan dan ketimpangan…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Wakil Presiden ke-6 RI - Kesadaran Tentang Pancasila Mulai Meningkat

Try Sutrisno  Wakil Presiden ke-6 RI Kesadaran Tentang Pancasila Mulai Meningkat Jakarta - Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno menilai…

Rachmawati Soekarnoputri: Indonesia Alami Paradoks

Rachmawati Soekarnoputri: Indonesia Alami Paradoks NERACA Jakarta - Rachmawati Soekarnoputri, putri Proklamator RI Soekarno, mengatakan Indonesia mengalami paradoks, di mana…

Pengusaha Didakwa Suap Dirjen Hubla Rp2,3 Miliar

Pengusaha Didakwa Suap Dirjen Hubla Rp2,3 Miliar NERACA Jakarta - Komisaris PT Adhiguna Keruktama Adi Putra Kurniawan didakwa menyuap Direktur…