Kupon MTN KAEF Ditawarkan 8,10%

Perkuat likuiditas, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) merilis surat utang jangka menengah, medium term notes (MTN). Agenda ini menyusul telah disetujuinya rencana penerbitan MTN KAEF dengan plafon Rp 1 triliun dari Kementerian BUMN.”Untuk tahap pertama, nilai yang diterbitkan Rp 400 miliar," kata Honesti Basyir, Direktur Utama KAEF di Jakarta, Rabu (13/9).

Perseroan menawartan kupon atas MTN sebesar 8,10%, sesuai dengan rating AA- dari Pefindo. Adapun tenornya selama tiga tahun. Rencananya, dana hasil penerbitan MTN akan digunakan untuk mendanai belanja modal ekspansi perusahaan. Sebagiannya juga ada yang digunakan untuk refinancing sejumlah utang yang memiliki bunga lebih tinggi.

Untuk tahap kedua, penerbitannya akan dilakukan pada kuartal I tahun depan. Nilainya sebesar Rp 600 miliar. KAEF akan menggunakan dana hasil penerbitan MTN tahap II ini untuk membiayai ekspansi berupa investasi di sejumlah proyek. Hingga semester pertamatahun ini, KAEF berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 5,8% year-on-year (yoy) menjadi Rp 2,64 triliun.

Disebutkan, sebanyak 52% peningkatan ini ditopang lewat penjualan obat resep yang meningkat 9,9% yoy menjadi Rp 1,36 triliun. Prospek kinerja cemerlang ini, selain didukung peningkatan pendapatan, juga didukung pengoperasian pabrik garam fase pertama di Watudakon, Jawa Timur. Pabrik berkapasitas 2.000 ton per tahun ini bisa memenuhi kebutuhan garam farmasi perusahaan. Pembentukan perusahaan kongsi dengan perusahaan farmasi asal Arab Saudi Dwaa Medical Co Ltd pada Juli 2017pun bisa menjadi pendorong bagi kinerja KAEF.

Related posts