Wakil Ketua DPR RI - Parlemen Berandil Besar Berantas Korupsi

Fadli Zon

Wakil Ketua DPR RI

Parlemen Berandil Besar Berantas Korupsi

Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyatakan parlemen juga berandil besar dalam memberantas aktivitas korupsi yang dilakukan secara sistematis, mulai dari tahap pencegahan hingga penindakan.

"Kami punya komitmen bahwa parlemen turut memiliki andil besar dalam memberantas korupsi karena harus sistematis, mulai dari pencegahan penindakan melalui perannya dalam legislasi, pengawasan dan penganggaran," kata Fadli Zon dalam rilis, Selasa (12/9).

Fadli mengemukakan hal tersebut dalam acara Pertemuan Tahunan Organisasi Parlemen Global Melawan Korupsi (GOPAC) yang digelar di Nusa Dua, Bali, 8 September 2017.

Dia menyatakan, sejalan dengan pelaksanaan Agenda 2030 yang inklusif, transparan dan akuntabel, GOPAC mendorong semua pihak untuk bersatu melawan korupsi. Fadli yang juga menjabat sebagai Presiden GOPAC itu menjelaskan, optimalisasi ketiga fungsi parlemen yaitu legislasi, pengawasan dan kontrol anggaran sangat vital bagi parlemen dalam melawan korupsi.

Sedangkan dari sisi lain, lanjut dia, pemberantasan korupsi menjadi syarat penting dalam tercapainya Agenda 2030 pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Politisi Partai Gerindra itu juga menekankan pentingnya kerja sama antara berbagai pihak termasuk parlemen dunia dalam membuat pemberantasan korupsi juga semakin efektif.

Sebagaimana diwartakan, Presiden Joko Widodo menyatakan dukungan agar tidak terjadi pelemahan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)."Perlu saya tegaskan bahwa saya tidak akan membiarkan KPK diperlemah. Oleh sebab itu kita harus sama-sama menjaga KPK," kata Presiden usai meresmikan ruas jalan tol Kertosono Mojokerto Seksi II dan III Jombang-Mojokerto Barat di Gerbang Tol Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, Minggu (10/9).

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah tetap ingin mempertahankan keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan tugas-tugas memberantas korupsi. Ant

BERITA TERKAIT

Wakil Presiden ke-6 RI - Kesadaran Tentang Pancasila Mulai Meningkat

Try Sutrisno  Wakil Presiden ke-6 RI Kesadaran Tentang Pancasila Mulai Meningkat Jakarta - Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno menilai…

Marak Korupsi Akibat Tidak Paham Konstitusi - PEMERINTAH DIMINTA BATASI PENERBITAN IUP

Jakarta-Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menilai pemahaman masyarakat Indonesia yang kurang terhadap konstitusi menjadi sebab praktik korupsi masih sering…

Indonesia Rangking 3 Besar Wisatawan Digital Dunia

      NERACA   Jakarta - Para pelancong asal Indonesia ternyata menduduki rangking tiga besar dunia untuk pemanfaatan alat…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Wakil Presiden ke-6 RI - Kesadaran Tentang Pancasila Mulai Meningkat

Try Sutrisno  Wakil Presiden ke-6 RI Kesadaran Tentang Pancasila Mulai Meningkat Jakarta - Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno menilai…

Rachmawati Soekarnoputri: Indonesia Alami Paradoks

Rachmawati Soekarnoputri: Indonesia Alami Paradoks NERACA Jakarta - Rachmawati Soekarnoputri, putri Proklamator RI Soekarno, mengatakan Indonesia mengalami paradoks, di mana…

Pengusaha Didakwa Suap Dirjen Hubla Rp2,3 Miliar

Pengusaha Didakwa Suap Dirjen Hubla Rp2,3 Miliar NERACA Jakarta - Komisaris PT Adhiguna Keruktama Adi Putra Kurniawan didakwa menyuap Direktur…