Bumi Citra Permai Serap Capex Rp 84 Miliar

NERACA

Jakarta - Sampai dengan Juni 2017, PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP) telah menggunakan anggaran belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 84 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk pembebasan tanah senilai Rp 44 miliar dan pembangunan infrastruktur Rp 40 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan kepada pers di Jakarta, kemarin.

Kata Edward halim, Direktur Operasional BCIP, biasanya capex dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur, pengembangan jalan, maupun pembebasan tanah-tanah baru di sekitar Kawasan Industri Millenium Industrial Estate milik BCIP. “Semua sumber dana capex berasal dari internal,”ujarnya

Sebagai catatan, capex BCIP tahun lalu dipatok sebesar Rp 225 miliar. Pengeluaran modal tersebut dialokasikan Rp 111 miliyar untuk pembebasan tanah di Cikupa, Tangerang. Sisanya untuk pembangunan infrastruktur seperti gudang, jalan, dan turap. Edward menilai, kinerja BCIP saat ini masih baik, dan selanjutnya masih akan membukukan tambahan penjualan. Ia mengatakan, saat ini masih melihat peluang dari investor untuk ekspansi bisnis yang lebih besar lagi. Tahun lalu, nilai penjualan mencapai Rp 250 miliar. Adapun, tahun ini, penjualan ditargetkan tumbuh 13% dari tahun lalu.

Kemudian berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP), sepakat mengangkat direksi baru. Handry Soesanto, mantan Deputi Direktur Keuangan PT Bumi Citra Permai Tbk diangkat menjadi direktur perseroan. President Lion Club ini menggantikan posisi Rudi Wijaya yang meninggal dunia pada 17 Juni lalu.

Dengan demikian, saat ini, susunan pengurus PT Bumi Citra Permai Tbk terdiri dari tiga dewan komisaris dan empat dewan direksi. Jajaran direksi terdiri dari Annie Halim selaku direktur utama, Edward Halim selaku direktur operasional, Handry Soesanto sebagai direktur keuangan, dan Sugihardjo menjabat direktur independen.

Sedangkan, Tahir Ferdian menjabat komisaris utama, Kwek Kie Jen selaku komisaris, dan Albertus Banunaek selaku komisaris Independen. BCIP merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan kawasan industri dan pergudangan.

BERITA TERKAIT

Anabatic Incar Akuisisi Tiga Perusahaan - Siapkan Capex Lebih Rp 100 Miliar

NERACA Jakarta - PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) menganggarakan belanja modal (capex) lebih dari Rp 100 miliar untuk ekspansi bisnis…

Dwi Guna Laksana Bidik Dana IPO Rp 434 Miliar

Perusahaan tambang batu bara dan jasa pelabuhan, PT Dwi Guna Laksana (DGL) berencana melaksanakan penawaran umum perdana saham (Initial Public…

Wika Gedung Raih Kontrak Baru Rp 137,6 Miliar

NERACA Jakarta – Hingga Oktober 2017, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WIKA Gedung) telah memperoleh kontrak baru Rp137,6 miliar. Realisasi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pegadaian Bakal Rilis Obligasi Rp 3,5 Triliun

NERACA Jakarta –Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya di tahun depan, PT Pegadaian (Persero) akan menerbitkan surat utang (obligasi) senilai…

Bidik Akademisi, Citilink Gandeng ILUNI UI

Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia kembali mengadakan kerjasama dengan organisasi alumni perguruan tinggi, kali ini dengan ILUNI UI (Ikatan…

KSEI Catatkan SID di Pasar Capai 1.09 Juta

Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Frederica Widyasari Dewi mengungkapkan, jumlah investor yang tercatat di KSEI naik signifikan.…