4 Tipe Ketika Tak ada Guru Di Kelas

Dalam kegiatan belajar mengajar di kelas, terkadang ada guru yang tidak masuk ke kelas atau bahkan hanya keluar kelas untuk sementara waktu. Sehingga akhirnya guru tersebut pun terpaksa membuang sedikit waktu untuk mengajar karena berbagai alasan. Dengan adanya kondisi sebetulnya merupakan hal yang tidak boleh diharapkan seorang pelajar, sebab pada dasarnya ini hanya akan membuang waktu kita untuk meraih ilmu dalam belajar.

Namun, perlu diingat juga bahwa jika memang guru yang tidak bisa datang ke kelas atau ke sekolah mempunyai alasan yang jelas, maka kita sebagai muridnya juga harus bisa memakluminya. Karena yang terpenting adalah bagaimana kita mengisi waktu ketika tidak ada guru di kelas. Dan berikut ini merupakan 4 tipe pelajar saat tidak ada guru di kelas:

1. Pelajar yang ribut-ribut tidak jelas

Tipe pelajar yang pertama ketika tidak ada guru di kelas adalah mereka yang ribut-ribut tidak jelas. Biasanya hal ini merupakan bentuk ekspresi dari rasa senang mereka karena guru tidak masuk untuk mengajar. Umumnya mereka akan memukul-mukul meja diiringi dengan nyanyian. Padahal apa yang mereka lakukan ini tidaklah memberikan manfaat apapun bagi dirinya. Hal ini justru hanya akan merugikan diri sendiri dan juga mengganggu orang lain.

2. Pelajar yang kalem dan cuma bisa melihat temannya yang sedang ribut

Tipe pelajar yang kedua adalah pelajar yang justru hanya menanggapi santai ketika guru tidak masuk ke kelas dan dia hanya bisa memandang temannya sedang yang ribut-ribut tidak jelas. Bisa dibilang tipe pelajar ini merupakan tipe pelajar yang netral. Maksudnya dia menganggap guru masuk ke kelas ataupun tidak adalah sama. Sehingga meskipun pada satu kesempatan guru tidak masuk ke kelas, dia akan menanggapinya dengan santai.

3. Pelajar yang rajin, dia baca buku atau mengisi LKS

Tipe pelajar yang berikutnya adalah dia yang mengisi waktu ketika tidak ada guru di kelas dengan membaca buku atau mengisi soal di Lembar Kerja Siswa atau LKS. Pelajar dengan tipe seperti inilah yang sepatutnya dicontoh oleh pelajar lain ketika tidak ada guru di kelas. Sebab, sebagai seorang pelajar yang di mana belajar merupakan sebuah tugas dan kewajiban kita maka kita tidak boleh menyia-nyiakan waktu untuk melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat, khususnya ketika kita di kelas.

4. Tipe pelajar yang pendiam dan nggak punya teman ngobrol dan akhirnya dia ngantuk sampai ketiduran

Tipe pelajar yang terakhir dan hampir mirip dengan tipe pelajar yang kedua. Bedanya, tipe pelajar yang satu ini saking pendiamnya ditambah tidak ada teman ngobrol akhirnya dia ngantuk sampai ketiduran. Meskipun hal ini bisa dianggap wajar karena bayangkan saja seseorang yang pendiam dan ditambah tidak ada teman untuk sekedar diajak ngobrol, tentu rasa kantuk pun terkadang akan 'menyerang'.

Walaupun demikian, ada baiknya kita menghindari agar hal ini tidak terjadi pada diri kita. Ada baiknya kita mencari teman untuk ngobrol atau mungkin melakukan aktivitas lain untuk sekedar menghindari rasa kantuk tiba. Karena, jika kita sampai ketiduran tentu ini merupakan hal yang bisa dibilang memalukan. Atau untuk menghindari hal ini terjadi ketika di kelas, sebisa mungkin ketika di rumah, kita sebagai seorang pelajar harus menghindari yang namanya begadang. Karena otomatis kita akan kurang tidur, kita akan merasakan rasa kantuk tiba. Dan yang lebih tidak kita inginkan adalah ketika rasa kantuk tersebut tiba saat di kelas. Itulah tadi 4 tipe pelajar saat tidak ada di kelas yang tidak bisa dipungkiri memang ada dan menjadi realita, khususnya di kalangan para pelajar.

BERITA TERKAIT

Tidak Ada Pengampunan Pajak Jilid II

Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menegaskan tidak ada program amnesti pajak jilid II, karena pelaksanaan perubahan Peraturan…

Dibuat Konservatif, Kemenkeu Ingin APBN 2018 Tak Direvisi

      NERACA   Jakarta - Kementerian Keuangan menyatakan akan mengupayakan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018…

ICW: Ada Indikasi Kerugian Negara Sektor Batubara

ICW: Ada Indikasi Kerugian Negara Sektor Batubara NERACA Jakarta - Lembaga Indonesia Corruption Watch (ICW) menemukan adanya indikasi kerugian negara…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Dampak Virtual Reality Bagi Anak

  Meski banyak digemari, headset Virtual Reality (VR) yang saat ini banyak beredar di pasar ternyata memiliki dampak bagi kesehatan manusia, terutama anak-anak.…

Buat Orangtua, Ini Tips Memilih Sekolah Buat Anak

  Indonesia adalah negara dengan sistem pendidikan terbesar ketiga di Asia. Menurut Bank Dunia, di negeri kita ini ada 250.000…

658 Sekolah Di Daerah Tertinggal akan Dapat Bantuan Teknologi

    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menargetkan memberikan bantuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) kepada 658 sekolah di daerah…